Showing posts with label obyek wisata di gunungkidul. Show all posts
Showing posts with label obyek wisata di gunungkidul. Show all posts

Monday, May 8, 2017

pantai Sepanjang, Pantai indah di yogyakarta yang menyerupai pantai Kuta di Bali

Pantai Terpanjang di Yogyakarta yang Masih Asri
Pantai sepanjang masih merupakan garis pantai selatan yang terletak di selatan propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, lebih tepatnya berada di desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, letaknya tidak jauh dari Pantai Baron dan berada diantara Pantai Kukup dan Pantai Drini. Diberi nama pantai sepanjang karena memang hamparan pantai ini panjang sekali dan mungkin yang terpanjang diantara pantai pantai yang ada di Gunungkidul.
Pantai Sepanjang ini belum lama dibuka sebagai tempat wisata untuk umum jadi masih belum banyak yang mengunjunginya kalau dibandingkan dengan pantai-pantai lain yang ada di Kabupaten GunungKidul. Makanya keindahan dan keasriannya bahkan ke alamiannya juga masih sangat terjaga dan kalau kita amati dengan seksama seperti gambaran pantai Kuta di Bali di masa lalu yang masih sepi. Dan untuk jalan masuk ke lokasi ini juga belum terlalu bagus hanya berupa jalan padas karena pengelolaannya belum maksimal. Namun demikian keindahan dan keelokkan pantai ini tidak kalah asyik dari pantai pantai yang lain.

Keindahan sudah terasa ketika anda berada di bibir pantai yang masih bersih dan terlihat hijau oleh tanaman Palem dan juga ada beberapa tempat yang lain yang oleh warga sekitar digunakan untuk bercocok tanam seperti menanam kedelai, jagung dan lain lain, karena penduduk sekitar tidak ada yang melaut karena kondisi pantai yang sangat landai
Bahkan banyak investor yang sudah mulai melirik tempat ini, ada beberapa tempat yang sudah dibeli tanahnya untuk dijadikan villa yang harapannya nanti bisa untuk menginap para pengunjung yang ingin lebih lama menikmati suasana dan keindahan pantai sepanjang.
Ketika air surut, di bibir pantai akan tampak cekungan – cekungan karang dimana dapat kita temukan aneka biota laut, ada berbagai jenis kerang, bulu babi, gangang laut, rumput laut, bintang laut, dan landak laut. Pada saat seperti inilah biasanya para penduduk setempat menggunakannya untuk mencari rumput laut yang nantinya diolah untuk kebutuhan sendiri atau dijual.
Dipantai ini sebenarnya juga ditemukan situs sejarah, namun memang belum terekspos ke media karena kondisi yang seperti ini apabila kita tidak bertanya kepada penduduk sekitar maka kita tidak akan mengeatahuinya. Nama situs tersebut adalah Situs Banyusepuh.
Setelah puas menikmati hamparan pantai pastilah kita mencari sesuatu yang dapat dibawa pulang dan dijadikan sebagai kenang-kenangan dan bahkan bisa dijadikan bukti kalau kita pernah berkunjung ke Pantai sepanjang ini. Tidak perlu bersusah payah kita mencarinya sendiri, sebab para warga sekitar telah menawarkan hasil kerajinan mereka yang luar biasa bagusnya walaupun dengan pengerjaan yang sangat sederhana namun menghasilkan produk seni yang cukup tinggi nilainya. Hanya dengan kerang-kerangan, atau bahan yang didapat disepanjang pantai ini mereka dapat membuat kerajinan yang sangat bervariasi yang dapat menjadi hasil khas Pantai Sepanjang, dan dapat menghasilkan pundi pundi uang.

Pantai yang Menyerupai Pantai Kuta di Bali
Konon Pantai Sepanjang ini saudara kembarnya Pantai Kuta di Bali.
Pantai Sepanjang memiliki karakteristik yang mirip dengan Pantai Kuta di Bali. Selain punya garis pantai yang panjang, pasir putih juga terhampar memenuhi pinggiran pantai. Anda bisa menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta sembari menggelar tikar dan menikmati hangatnya sinar matahari. Ajak juga keluarga, teman atau rekan bisnis untuk makan siang, bermain voli pantai atau sekedar bersenda gurau di bibir pantai.
Menurut beberapa sumber, pemberian kata "Sepanjang" disebabkan pantai ini memiliki garis pantai terpanjang diantara pantai-pantai di Kabupaten Gunung Kidul.
Beberapa gubuk beratap daun kering berdiri di beberapa sudut. Angin kencang meniup pasir dan pinggiran daun. Ujungnya melambai-lambai seperti sedang berdansa. Para pengunjung dapat asyik bermain-main di tepi pantai. Anda juga mencari lokasi yang tepat untuk berfoto guna mengabadikan momen di pantai indah mempesona yang konon mirip Pantai Kuta itu.
Matahari yang semakin menampakkan sinarnya malah membuat pemandangan semakin jelas indahannya, hal tersebut justru semakin menyenangkan para pengunjung bersemangat untuk bermain-main di pinggir pantai.
Jika Anda hendak berwisata kemari, tetaplah berhati-hati. Pantai selatan yang indah tetap menyimpan bahaya karena gelombang pasang yang kerap datang tidak menentu. Bahaya lainnya berupa sengatan ubur-ubur yang hidup di dekat karang.
Alamat Pantai Pantai Sepanjang Gunungkidul
Pantai Sepanjang ini berada di desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.
Rute Menuju Pantai Sepanjang
Lokasi Pantai Sepanjang lumayan jauh dari pusat Kota Yogyakarta. Jaraknya kurang lebih 65 Kilometer dengan waktu tempuh antara 1 sampai 2 jam perjalanan. Untuk sampai ke lokasi ini, jika Anda berangkat dari Kota Yogyakarta, cari jalan menuju Piyungan –> Patuk –> Wonosari –> Jl. Baron –> Kemadang –> Pertigaan pantai Baro ke timur –> Pantai Kukup ketimur –> Pantai Sepanjang.
Hotel Terdekat Pantai Sepanjang
Disebelah barat ada satu lokasi untuk kedepan dibangun sebuah villa namun hingga saat ini belum terealisasi. Namun jika Anda berasal dari luar kota dan masih ada keinginan menikmati tempat tempat wisata lain di Yogyakarta dan mungkin disarankan untuk menginap di Hotel Ibis Malioboro atau Whiz Hotel.

Sunday, May 7, 2017

pantai wediombo gunungkidul, kolam renang alami di sebelah pantai

Unik, ‘Kolam Renang’ alami hanya ada di Pantai Wediombo, Yogyakarta
Dibandingkan Pantai Parangtritis, Pantai Wediombo mungkin masih terdengar asing di telinga para penggemar berwisata yang sering jalan-jalan bahkan sampai ke Yogyakarta. Wajar sekali karena Pantai Wediombo baru beberapa tahun silam dibuka untuk umum sebagai obyek wisata. Kalo anda tidak suka dengan keramaian dan mungkin suka suasana hening, inilah tempat yang mungkin bisa anda kunjungi buat menyegarkan pikiran sambil menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Pantai Wediombo masih dalam wilayah Desa Jepitu, Girisubo, Kabupaten Gunungkidul dan nama ‘Wediombo’ adalah sebuah istilah dalam bahasa Jawa yang berarti ‘pasir (wedi) yang luas (ombo)’. Meski demikian jangan dipikir kalau pasir di Pantai Wediombo sama luas atau bahkan lebih luas dari pantai parangtritis atau pantai indrayanti, Panjang garis Pantai Wediombo lebih sempit, suasana sekitarnya lebih sunyi, pasir pantainya lebih bersih dan nyaris nggak ada sampah plastik berceceran di lokasi ini.

Ciri khas Pantai Wediombo adalah gugusan batu karang di beberapa titik sekitar pantai. Batu karang yang kokoh tadi bentuknya unik dan kerap dimanfaatkan wisatawan untuk berfoto-fotoan bahkan memancing. Seperti pantai selatan lainnya, ombak Pantai Wediombo memang agak garang. Tingginya hampir 3-4 meter, itu pun kalau belum lagi pasang, melihat keganasan ombaknya sudah jelas kalau aktivitas berenang atau bermain air di pantai tidak disarankan untuk dilakukan di Pantai Wediombo, kecuali kamu benar-benar mahir berenang.
Kolam Renang Alami di Pantai Wediombo
Tetapi anda tidak usah khawatir karena ada semacam kolam alami tidak jauh dari Pantai Wediombo dan anda bisa menyegarkan diri di sini buat menenangkan me-refresh diri tanpa khawatir terseret ombak. Kolam renang alami ini kayaknya terbentuk dari air laut yang menerjang masuk ke daratan dan terjebak di antara sekumpulan batu karang. Anda  dapat melihat ikan-ikan kecil penghuni kolam kejar kejaran, Semua tampak jelas karena air kolam alami Pantai Wediombo ini jernih banget dengan warna hijau kebiruan.
Kalau tidak ingin basah-basahan anda bisa bermain pasir di pantai, atau juga jalan-jalan ke bukit hijau yang mengapit Pantai Wediombo di sisi kanan dan kiri. Saat yang paling pas buat ke Pantai Wediombo adalah menjelang sore supaya anda tidak kehilangan momen matahari terbenam di pantai ini. 
Selain memiliki ombak yang asyik digunakan untuk berselancar, Pantai Wediombo juga dikenal memiliki panorama sunset sangat fenomenal dibandingkan dengan pantai-pantai Gunungkidul lainnya. Hal ini dikarenakan Pantai Wediombo menghadap ke barat dan bukannya ke selatan. Pada bulan November hingga Mei, anda bisa menyaksikan matahari yang tenggelam tepat di horizon. Pemandangannya dijamin mengesankan!

Katanya hidup akan semakin seru jika kita mau mencoba hal-hal yang baru. Jika selama ini kunjungan ke pantai hanya dihabiskan dengan berenang, bermain pasir, atau bersantai sembari menikmati kelapa muda, kini saatnya anda mencoba melakukan sesuatu yang menguji nyali yakni surfing. Tak harus jauh-jauh ke cimaja, Banyuwangi, atau Bali. Anda cukup datang ke Pantai Wediombo yang terletak di Gunungkidul.
Sejak satu tahun terakhir Pantai Wediombo ini berkembang menjadi salah satu tempat berkumpulnya para “pemburu ombak”. Tiap akhir pekan mereka berdatangan ke Wediombo guna bercengkrama dengan ombak yang katanya paling baik di Yogyakarta. Berbeda dengan ombak di Pantai Parangtritis yang lokasinya berpindah-pindah, tipe ombak di Pantai Wediombo cenderung stabil dan tidak berubah-ubah karena pantai ini berbentuk menyerupai teluk yang dikelilingi bukit karang.
Untuk mencapai bibir pantai anda harus menuruni puluhan anak tangga dari lokasi parkir. Pantai Wediombo memang dipeluk oleh perbukitan. Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar pantai menjadikan pantai ini sejuk dan tidak gersang. Gugusan karang yang ada di Pantai Wediombo merupakan fenomena geologi yang berasal dari batuan Gunung Berapi Purba.
Setiap setahun sekali, di Pantai Wediombo diadakan ritual Ngalangi. Upacara adat ini merupakan perwujudan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen yang melimpah serta untuk memohon rejeki di tahun-tahun yang akan datang. Selain melarung sesaji ke laut, dalam ritual Ngalangi ini juga ada aktivitas menangkap ikan menggunakan gawar (jaring dari pohon wawar). Ikan-ikan tersebut kemudian akan dimasak dan dimakan bersama pada acara kenduri besar.
Alamat Pantai Wediombo Gunungkidul
Pantai Wediombo terletak di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul. Pantai ini terbilang cukup jauh jika dibandingkan pantai-pantai lainnya.
Akses Menuju Pantai Wediombo

Ada dua jalur yang bisa anda pilih buat mendatangi Pantai Wediombo. Cara pertama adalah dengan menyusuri jalan penghubung pantai-pantai Gunungkidul, teruskan saja sampai Tepus, kemudian akan sampai Girisubo. Kalau udah melewati daerah Girisubo artinya anda sudah hampir sampai di Pantai Wediombo.
Terus cara kedua lewat Wonosari (ibukota Kabupaten Gunungkidul), terus akan sampai ke Semanu dan Jepitu. Tetapi kedua jalur ini hanya bisa anda jalani menggunakan kendaraan sewaan atau pribadi aja.
Kalau anda mau menggunakan transportasi umum juga bisa. Dari mana saja langsung cari bus tujuan Yogyakarta. Sesampainya di Terminal Bus Giwangan, Yogyakarta ganti bus jurusan Yogya-Wonosari. Setelah sampai di Wonosari anda harus ganti bus lagi jurusan Wonosari - Jepitu. Bilang saja ke pak kernet bus kalau mau turun di pertigaan Jepitu. Setelah sampai di pertigaan ini anda naik lagi ojek dan akan mengantarkan anda sampai tujuan yaitu Pantai Wediombo.
Harga Tiket dan Terkait di Pantai Wediombo
• Tiket masuk: Rp 5.000
• Parkir motor Rp 2.000: menginap Rp 4.000
• Parkir mobil Rp 5.000: menginap Rp 10.000
• Surfing: Rp 100.000 (surf board, pemandu, foto)
• Snorkeling: Rp 30.000 (lokasi di area pantai), Rp 80.000 (lokasi agak ke tengah laut dan harus naik kapal. Minimal peserta 6 orang).
• Sewa motor trail: Rp 100.000
• Sewa surfboard: Rp 50.000
• Sewa body boot: Rp 20.000
• Sewa payung: Rp 15.000
• Sewa tenda kapasitar 4 orang: Rp 35.000

Thursday, May 4, 2017

keunikan dan keindahan Pantai Sadeng di wonosari yogyakarta

Panorama Keindahan dan Sejarah Pantai Sadeng di Wonosari
Pantai Sadeng yang berada di Gunung Kidul, Yogyakarta, adalah satu dari sekian banyak pantai indah yang ada di yogyakarta. Pantai Sadeng berbeda dari pantai kebanyakan karena pantai ini  mempunyai sejarahnya yang unik dan langka. Selain menjadi destinasi yang menawarkan suasana pantai yang indah dan mengagumkan, ada juga kepercayaan bahwa dahulunya pantai ini adalah muara Sungai Bengawan Solo purba yang mengalir ke arah selatan. Kepercayaan tersebut muncul disertai pula dengan bukti-bukti yang masih bisa ditemukan hingga saat ini. Dari bukti tersebut, terlihat bahwa Sungai Bengawan Solo Purba yang mengalir tenang ke sebelah utara Jawa pernah bermuara di Pantai Sadeng.

Sejarah Pantai Sadeng Wonosari
Sungai Bengawan Solo Purba yang mengalir ke arah Pantai Selatan itu diperkirakan terjadi kurang lebih sekitar 4 juta tahun yang lalu. Sampai akhirnya, aliran tersebut berbalik arah ke utara Laut Jawa yaitu ketika lempeng Australia mulai menghujam di bawah Pulau Jawa yang akhirnya menyebabkan dataran Pulau Jawa terangkat. Terangkatnya dataran ini menyebabkan arus Sungai Bengawan Solo Purba menjadi tidak bisa melewati jalur yang ada. Jalur semula Bengawan Solo Purba ini akhirnya hanyalah tinggal jejak yang berupa perbukitan kapur di dekat Pantai Sadeng. Meskipun begitu, sisa aliran sungai Bengawan Solo purba ini menjadi jejak geologi yang sangat berharga untuk digunakn sebagai objek penelitian.
Banyak hal di sepanjang perjalanan menuju Pantai Sadeng yang dapat wisatawan nikmati, salah satunya adalah keindahan pemandangan Telaga Suling. Telaga Suling ini merupakan telaga yang diyakini sebagai sisa genangan air Sungai Bengawan Solo Purba. Jalur sisa aliran air Sungai Bengawan Solo Purba ini akan terlihat setelah anda memasuki kota kecamatan Girisubo. Bila anda ingin menikmatinya usahakan berjalandengan perlahan lahan bahkan sesekali berhenti sebentar di tepi jalan untuk melihat pemandangan Telaga Suling. Secara perlahan, amati dan nikmati sisa aliran Sungai Bengawan Solo Purba yangsekarang berubah menjadi Telaga Suling.
Disitu, akan terlihat dengan jelas dua buah perbukitan kapur memanjang, yang di tengahnya terdapat sebuah lembah. Semula, tempat itu merupakan jalur aliran dan dasar dari Sungai Bengawan Solo purba. Namun, sekarang ini lembah tersebut digunakan warga sebagai tempat bercocok tanam palawija karena tanahnya yang subur. Totalnya panjang lembah tadi sepanjang 7 km, berbelok ke arah utara hingga memasuki wilayah Pracimantoro yang berada di Kabupaten Wonogiri. Kalau anda mengikutinya, akan bertemu Bengawan Solo dan lokasi pembalikan arah bengawan solo. Sementara, muara dari Sungai Bengawan Solo Purba sekarang ini berada di pantai sebelah timur yang sekarang dimanfaatkan sebagai pelabuhan perikanan.
Awal cerita berkembangnya pelabuhan di Pantai Sadeng ini dimulai pada sekitar tahun 1983. Ketika itu ada serombongan nelayan yang berasal dari Gombong Jawa Tengah, yang berlabuh di pantai ini. Kemudian mereka memutuskan untuk menetap dan bertahan hidup dari hasil tangkapan laut di Pantai Sadeng. Karena hasil tangkapan yang diperoleh para nelayan semakin berlimpah maka semakin banyak yang bertahan disini. Puncaknya adalah ketika pada tahun 1986 didirikan sebuah pelelangan ikan dan dibangun juga mercusuar untuk mendukung aktivitas nelayan sekitar.
Selain tempat wisata pantai Sadeng juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar. Sebagian pantai memang dimanfaatkan sebagai salah satu pelabuhan perikanan di Yogyakarta. Menariknya lagi, ini adalah salah satu pelabuhan ikan yang paling maju di Yogyakarta. Lebih sering dikenal dengan sebutan Pangkalan Pendaratan Ikan ( PPI ). Aktifitas yang terlihat sehari – hari di pelabuhan ini begitu hidup. Di tempat ini terlihat banyak perahu motor berukuran besar, rumah pondokan, pelelangan ikan dan koperasi, hingga terminal pengisian bahan bakar untuk Kapal Nelayan.

Selain menikmati keindahan sekitar Pantai Sadeng, cobalah untuk berkeliling di sekitar pelabuhan. Amati aktivitas sehari – hari warga yang terjadi di pelabuhan dekat Pantai Sadeng ini. Akan sering dijumpai beberapa nelayan sedang membersihkan perahu, membawa ikan hasil tangkapan ke tempat pelelangan ikan, hingga menggiling es batu yang digunakan untuk mengawetkan dan membuat ikan tetap segar. Tidak jarang pula terlihat ibu-ibu yang sedang mengasuh anak di pondokan sekitar pantai melengkapi betapa harmonisnya suasana sekitar Pantai Sadeng.
Alamat Pantai Sadeng Wonosari
Pantai Sadeng terletak di Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Jarak sekitar 50 Km dari Wonosari. Koordinat GPS - lokasi: S8°11'31" E110°47'45". Lokasi berada di ujung Timur dari deretan wisata pantai Gunungkidul.
Pantai Sadeng ini adalah sebuah bukti nyata proses evolusi, mulai dari sisa – sisa sungai Bengawan Solo purba yang sekarang berubah menjadi ladang penghasilan masyarakat sekitar. Hingga cerita perkembangan sebuah desa nelayan kecil menjadi Pelabuhan perikanan yang ramai dan salah satu yang terbesar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, jadi mungkin tempat wisata Pantai Sadeng ini menjadi tujuan destinasi wisata anda selanjutnya.
Rute Menuju Pantai Sadeng Wonosari
Rute Pantai Sadeng dari Jogja:
Jogja - Piyungan - Patuk - Sambipitu - Lanud TNI AU Gading - Siyono - Wonosari - Semanu - Rongkop - Girisubo - Desa Pucung Girisubo - Pantai Sadeng
Tenang saja, Pantai Sadeng tidak terlalu jauh dari pusat kota Yogyakarta kok. Pantai ini lokasinya berada di Desa Songbanyu dan Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jaraknya sekitar 46 km dari Wonosari atau sekitar 80 km dari pusat kota Yogyakarta.
Tiket Masuk ke Pantai Sadeng
Dengan harga tiket masuk menuju Pantai Sadeng yang cukup murah, yaitu Rp5.000 per orang, ternyata fasilitas di sekitar pantai cukup lengkap. Karena sekitar pantai ini adalah sebuah pantai pelabuhan yang aktif, fasilitas seperti tempat parkir yang luas, kamar mandi, warung kelontong, warung makan yang menyediakan berbagai masakan seafood banyak tersedia. Pokoknya, fasilitas di Pantai Sadeng ini lengkap.

Wednesday, May 3, 2017

pantai Ngrenehan gunungkidul, pantai yang indah fenomenal

Pantai Ngrenehan Gunung Kidul Yogyakarta, keindahan yang tersembunyi
Terkenal akan jajaran pantainya dan juga wisata lainnya itulah Gunungkidul, kabupaten Gunungkidul mempersembahkan wisata alam yang indah dan masih asri alami contohnya seperti pantai Ngrenehan ini. Pantai Ngrenehan ini terletak di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari, kabupaten gunungkidul. Pantai Ngrenehan sangat terkenal sekali dengan hasil lautnya karena di pantai ini banyak aktifitas nelayan yang sedang menangkap ikan, di pantai ini juga ada TPI (tempat pelelangan ikan), pantai Mgrenehan ini pengunjung bisa berbelanja ikan segar dan juga bisa menikmati keindahan laut bersama keluarga tercinta.

Pantai Ngrenehan selain cocok untuk wisata keluarga juga cocok sekali untuk menenangkan dan me-refresh pikiran sambil minum air kelapa muda di bawah pohon dan menikmati suasana yang ada di lokasi pantai ini, karena sedikit masih cenderung sepi tetapi hal tersebut sama sekali bukan karena pemandangan yang kurang bagus bahkan bisa dikatakan sangat indah mempesona.
Pantai ngrenehan begitulah para pecinta alam menyebutnya, Pantai Ngrenehan ini menawarkan wisata alam yang sangat indah yang terletak di daerah Gunung Kidul Yogyakarta. Selain itu, jika anda sedang mengharapkan untuk melakukan wisata ke pantai Gunungkidul yang indah mempesona juga sekaligus menawarkan wisata kuliner yang menawan dan lezat, maka pantai Mgrenehan inilah tempat yang terbaik dan pas untuk anda kunjungi. Anda bisa menyaksikan aktifitas nelayan yang mencari ikan di laut kemudian anda bisa menikmati sajian ikan segar sambil menikmati hembusan angin laut. Berbeda sekali pemandangan yang ada di Pantai lainnya yang perpaduan air terjun dan laut, hal semacam itu tidak bisa pengunjung dapatkan di sembarang tempat.
Keindahan Wisata Pantai Ngrenehan
Pantai ngrenehan berada di deretan pantai pantai yang memanjang di sekitar gunung kidul. Anda bisa berkunjung ke pantai ini sekalian juga dengan berbagai pantai pantai wisata di yogyakarta. Lokasi pantai yang paling dekat dari pantai Ngrenehan ini adalah pantai ngobaran yang akan menyajikan panorama keunikan pasir putih. Belum lagi terdapatnya candi yang tak bisa pengunjung temukan di pantai pantai selain ini. Bisa juga pengunjung dapat mengambil rute perjalanan ke pantai ngobaran terlebih dahulu baru kemudian pengunjung ke pantai Ngrenehan ini untuk mengisi perut, setelah itu baru merasakan sensasi yang di tawarkan pantai Ngrenehan yang fenomenal.
Sebagaimana di pantai ngobaran, di Pantai ngrenehan pun pengunjung dapat menemukan pasir putih yang indah. Itu merupakan pesona yang sangat indah untuk dinikmati terutama ketika disorot sinar matahari. Deburan ombak yang tinggi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang menyukai wisata alam. Selain dekat dengan pantai ngobaran, lokasinya juga dekat dengan pantai nguyahan. Di sini, pengunjung pasti akan terpesona pula melihat kebiasaan nelayan yang pergi melaut sehingga tempat wisata yang satu ini pun bisa dijadikan tempat wisata budaya yogyakarta pula selain murni wisata alam.

Tips  Berwisata di Pantai Ngrenehan
Untuk para wisatawan yang ingin mendapatkan sensasi lebih dengan berwisata ke Pantai ngrenehan ini, maka disarankan untuk memilih waktu yang pas. Misalnya wisatawan bisa datang ke pantai ini menjelang bulan purnama untuk melihat salah satu warisan budaya yang biasa dilakukan warga di pantai ngobaran. Di sana biasa dilakukan upacara melasti setiap bulan purnama khususnya pada saat hari raya nyepi. Karena jarak kedua pantai ini hanya sekitar satu kilometer maka anda bisa menyempatkan diri melihatnya di sana.
Alamat Pantai Ngrenehan Gunung Kidul

Pantai Ngrenehan ini terletak di desa Kanigoro, kecamatan Saptosari, kabupaten gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Rute Menuju Pantai Ngrenehan Gunung Kidul

Ada dua rute untuk menuju ke Pantai Ngrenehan ini, pantai ini jarak dari kota Yogyakarta kurang lebih 70km dan dapat di tempuh dengan kendaraan pribadi sekitar 1,5 jam perjalanan. Untuk kendaraan umum yang sampai di lokasi ini belum Anda untuk sampai saat ini.

Rute pertama, Yogyakarta > Piyungan > Gading > (ada lampu merah pertigaan ambil kanan) > Playen > Palian > Pasar Trowono > Kanigoro > Pantai Ngrenehan.

Rute kedua, Yogyakarta > Bantul > Parangtritis > Panggang > Saptosari > Pasar Trowono > Kanigoro > Pantai Ngrenehan.
Berikut titik koordinat Gpsnya S8°7'19.2" E110°30'48"
Kuliner dan Penginapan di Pantai Ngrenehan Gunung Kidul

Berada di pantai ini pengunjung tidak usah khawatir kalau kelaparan, dilokasi ini sudah banyak warung makanan dan minuman yang menyajikan berbagai menu, di samping itu pengunjung juga dapat membeli ikan hasil tangkapan nelayan yang masih segar di TPI kemudian dapat memasakannya di warung makan disekitaran pantai ini. 

Untuk urusan bermalam di sekitaran Pantai Ngrenehan ini, wisatawan tidak usah risau karena sudah banyak penginapan yang harganya cukup relatif murah berkisaran Rp 250.000 - 400.000, dan di pantai Ngrenehan juga sudah ada fasilitas yang memadai seperti  mushola, kamar mandi, dan juga parkiran kendaraan yang cukup luas.

Monday, May 1, 2017

pantai indrayanti yang punya keunikan di antara pantai gunungkidul

Wisata Pantai Indrayanti Jogja, Keunikan Alam Pantai di Gunungkidul

Kalo mendengar nama ‘Indrayanti’, tentu yang terlintas dalam benak anda nama perempuan bukan?. tetapi, tahukah anda kalau ini adalah nama sebuah pantai, Pantai Indrayanti adalah sebuah pantai yang berpemandangan cantik yang ada di selatan Yogyakarta. Nama ini sebenarnya bukan satu satunya nama pantai ini, bahkan ada yang memberi nama pulang syawal atau pulang sawal. Dan nama tersebut ternyata adalah nama sebuah restoran yang sangat terkenal di sekitar pantai ini, dahulu nama indrayanti adalah sebuah nama warung yang sangat rame pengunjung dan merupakan satu satunya warung yang ada di sekitar pantai ini. sehingga nama si resto lebih populer daripada nama pantai itu sendiri. Ada juga yang menyebut pantai ini dengan Pantai Pulsa, apakah karena banyaknya kios pulsa di sepanjang pantai? Bukan, kok. Pulsa adalah kependekan dari Pulang Sawal, nama resmi pantai tersebut.
KEUNIKAN PANTAI INDRAYANTI GUNUNGKIDUL
Di tahun 1980-an, Gunungkidul dikenal sebagai salah satu tempat yang sangat panas, kering dan sulit air bersih. Faktor ini membuat Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu daerah tertinggal di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tapi, predikat ini tampaknya sudah mulai luntur sejak dipromosikannya Gunungkidul sebagai surga wisata buat pecinta pantai.
Jauh-jauh hari sebelum Pantai Indrayanti naik daun, di Gunungkidul ada Pantai Baron, Pantai Krakal, Pantai Sundak, Pantai Drini, Pantai Sepanjang, Pantai Kukup dan Pantai Siung yang udah terkenal lebih dulu dan letaknya berdekatan alias satu jalur dengan Pantai Indrayanti.

Pantai Indrayanti punya  pemandangan yang agak beda dengan pantai-pantai lainnya. Pasirnya yang putih dan air lautnya berwarna biru kehijauan. Beda dengan beberapa pantai yang airnya cenderung biru keabu-abuan. Bukan hanya itu saja, Dilibatkannya para warga juga cukup membantu memberikan suasana ‘lain’ di pantai yang juga kaya akan terumbu karang ini.
Untuk menikmati keindahan Pantai Indrayanti, pengunjung mungkin tak bisa berenang bebas di tepi pantai, karena ombaknya kerapkali sangat besar dan banyak sekali ubur-ubur yang akan menyengat kulit hingga menimbulkan efek melepuh. Meski begitu, masih banyak juga yang membangkang dengan mandi di laut. Nah, untuk itu ada sekitar 10 petugas pengawal pantai atau life guard yang mengawasi pengunjung. Mereka yang rutin mengingatkan pengunjung agar tak berenang di laut, dan untuk menghindari memegang ‘hewan seperti balon yang berwarna biru’ alias ubur – ubur. Tak hanya itu, para petugas life guard ini juga memberikan pertolongan pertama untuk mereka yang terlanjur tersengat ubur-ubur ataupun tak sengaja menginjak bulu babi.
Untuk para penikmat pantai yang suka menikmati angin dan pasir pantai yang lembut, tak perlu takut berpanasan. Ada banyak sekali payung pantai berwarna warni dan matras bersantai yang disewakan di kisaran harga 20 – 25 ribu rupiah yang dapat kamu gunakan seharian penuh, karena tak ada batasan khusus untuk waktu sewanya.
Bagi pecinta olahraga naik ataupun turun tebing, di Pantai Indrayanti terdapat juga tangga tangga kecil yang dapat digunakan untuk memanjat karang di bibir pantai. View dari atas karang tersebut sungguh sangat sepadan dengan rasa capek saat kita mendaki karang.
Bagi yang suka jet ski, di lokasi pantai indrayanti juga tersedia penyewaan jet ski untuk para wisatawan yang suka tantangan ini, dan menikmatinya. Selain itu, di Pantai Indrayanti juga berjejeran resto resto yang dapat anda gunakan untuk makan malam romantis bersama pasangan. resto di pantai ini adalah salah satu daya tarik tersendiri, karena pada malam hari pancaran lampunya akan gemerlap dan menjadi pemandangan yang unik serta memukau.
Makan malam bersama keluarga, ditemani hidangan seafood nikmat, diiringi semilir angin pantai nan sepoi sepoi dan deburan ombak adalah kombinasi yang sempurna.

LOKASI PANTAI INDRAYANTI GUNUNGKIDUL
Pantai indrayanti terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. tepatnya di 47 km sebelah selatan pusat Kota Yogyakarta. Pantai ini bersebelahan dengan Pantai Sundak dan Somandeng yang berada di sebelah baratnya.
RUTE MENUJU PANTAI INDRAYANTI GUNUNGKIDUL
Untuk menuju Pantai Indrayanti ini sangat mudah. Ada beberapa rute yang dapat anda lakukan. Bisa dicapai dengan jalur utara, maupun jalur alternatif melalui Imogiri. Berikut rute lengkapnya, yang bisa anda pakai sebagai panduan jika berkendara ke Pantai Indrayanti dengan menggunakan kendaraan pribadi.
Rute Pantai Pulang Syawal atau Indrayanti dari Jogja
Jogja – Piyungan – Patuk – Sambipitu – Arah Hutan Bunder – Gading – Logandeng – Siyono – Bundaran Tugu BPD – Jl. Kyai Legi – Jalan Lingkar Selatan – Jl. KRT Djojodiningrat – Jalan Girisubo – Wonosari – Jalan Saptosari Tepus – Sebelum masuk kawasan Pantai Baron ke Timur menuju Pantai Sundak – Somandeng – Pulang Sawal (Indrayanti).
Rute Pantai Pulang Sawal atau Indrayanti dari Jogja (alternatif)
Jogja – Imogiri – Panggang – Jalan Saptosari  Tepus – Ikuti Arah ke Pantai Baron –  sebelum masuk kawasan Pantai Baron ke arah Timur  sampai pertigaan Pantai Sudak ke kiri (Timur) melewati kawasan Pantai Sundak dan Somandeng – Pantai Pulang Sawal atau Indrayanti.
Di kawasan Pantai Indrayanti memang berjejeran pantai pantai cantik dengan ombak yang cukup besar khas Pantai Selatan. Pengunjung pasti akan merasa sangat bersyukur saat berada di pantai Indrayanti, karena suguhan kecantikan khas pedesaan Tepus dan pemandangan bukit karst yang sangat memukau akan menemanimu sepanjang perjalanan.
BUANG SAMPAH DI PANTAI INDRAYANTI = DENDA RP 10.000 PER SAMPAH
Bagi para pengunjung yang sedang berkunjung ke Pantai Indrayanti, jangan coba-coba buang sampah sembarangan! Kalau anda lsedang nongkrong di pantai, atau di gazebo-gazebo sekitar pantai sambil ngemil, sebaiknya siapkan kantong sampah untuk menampung sampah sementara, atau terpaksa anda kantongi lagi sampahnya, Karena, siapa saja yang membuang sampah sembarangan di Pantai Indrayanti akan dikenakan denda Rp 10.000 PER SAMPAH setiap sampah yang di buang. Positifnya, pantai ini memang terlihat lebih bersih daripada pantai – pantai lainnya.

Friday, April 28, 2017

pantai krakal gunungkidul, surganya pecinta alam

Pantai Krakal Jogja, Kenikmatan Surfing di Pantai Selatan

Pantai Krakal Jogja adalah salah satu dari sekian banyak deretan pantai indah di pantai selatan Wonosari Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta. Pantai yang berada satu lokasi dengan pantai indah lainnya seperti pantai Sadranan, Sundak, Indrayanti ini tidak hanya memiliki keindahan alam pantai yang indah mempesona namun juga mempunyai koleksi biota laut yang sangat bervariatif. Pada awal bulan di musim kemarau biasanya akan banyak bermunculan beragam ikan yang bermacam macam dan bersamaan dengan munculnya lumut seperti ikan Damselfish, Butterflyfish, Bestum, Pogat, Tiger dan jenis ikan menarik lainnya.
Kenikmatan di Pantai Krakal
Selain bermain pasir putih dan ombak, ada beberapa aktivitas wisata lain yang bisa Anda nikmati di pantai Krakal yang sangat mempesona antara lain:
Melihat ikan di sela-sela bebatuan karang
Rugi banget kalau sudah jauh-jauh datang ke pantai Krakal ini anda tidak melihat lucunya ikan yang bermacam macam warnanya sedang berenang hilir mudik, mencari ikan di sela-sela bebatuan karang adalah aktifitas yang sangat menyenangkan. Selain ikan pengunjung juga bisa melihat biota laut lainnya seperti landak laut, bintang laut dan lain sebagainya.

Surfing
Surfing adalah salah satu aktivitas menarik yang bisa pengunjung lakukan di pantai Krakal ini. Tingkat kesulitan ombak bisa dibilang menengah dengan arah arus ke kanan dan ke kiri dan terkadang stop sejenak. Sehingga pada waktu ombak berhenti bisa kita jadikan waktu yang tepat untuk memposisikan diri sebelum ombak terbentuk. Namun untuk surfing di pantai Krakal kita harus membawa papan surf sendiri karena di sana belum ada tempat penyewaan papan selancar.
Mendaki batu karang
Pantai Krakal memiliki dua batu karang besar yang memisahkan pantai ini dengan pantai sebelahnya. Kita bisa naik ke atas dengan melalui jalur yang sudah disediakan oleh penduduk lokal menuju Gazebo yang memang di sediakan bagi para wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantai krakal ini dari atas.
Alamat Lokasi Pantai Krakal
Lokasi atau alamat Pantai Krakal terletak di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah – Istimewa - Yogyakarta.
Rute Menuju Pantai Krakal
Dari pusat kota jogja arahkan kendaraan anda ke perempatan jalan Wonosari ring-road timur Jogja, kecuali jika anda datang dari arah Solo, maka anda bisa langsung memotong dengan berbelok ke arah selatan di pertigaan yang terdapat tepat di sebelah selatan Candi Prambanan. Kemudian langsunglah menuju kota Wonosari yang berjarak sekitar 32 km.
Setelah sampai di kota Wonosari, tepatnya setelah melewati alun-alun Wonosari, belokanlah kendaraan ke kanan dan akan melewati desa Kemandang ke arah pantai Krakal (terdapat tanda petunjuk untuk belok ke kanan). Kondisi jalan cukup bagus, hanya saja jalur ini memiliki banyak tikungan dan melewati perbukitan batu gamping Gunung Kidul. Panjang rute ini dari Wonosari sampai pantai Krakal adalah sekitar 23 km. Sebelum memasuki kawasan pantai, terdapat loket masuk kawasan pantai Gunungkidul. Setelah melewati loket ini, anda akan bertemu dengan pertigaan, untuk menuju pantai Krakal belokan ke arah kiri, sedangkan yang ke arah kanan adalah jalan menuju pantai Baron.
Tiket Masuk ke Pantai Krakal Gunungkidul
Loket masuk di kawasan pantai Gunungkidul ini biasa mulai dijaga dari pukul 08.00 pagi. Tidak ada tiket khusus untuk masuk ke pantai Krakal karena begitu melewati loket masuk utama, maka pengunjung bisa bebas berwisata di pantai manapun yang anda suka termasuk pantai Krakal. Adapun harga tiket masuk ke kawasan wisata pantai di kabupaten Gunungkidul ini adalah sebesar Rp.4.000,-/orang (hari biasa) dan Rp.5.000,- (hari libur).

Hotel atau Penginapan di Pantai Krakal
Anda tidak usah bingung dalam mencari hotel atau penginapan di pantai Krakal karena di kawasan obyek wisata pantai Krakal ini sudah banyak sekali terdapat hotel atau penginapan. Jika pengunjung tidak dapat menemukan penginapan di dekat pantai Krakal karena sudah penuh, pengunjung dapat mencarinya di dekat pantai Sadranan atau yang lebih banyak lagi di area lokasi pantai Indrayanti. Harganya pun bervariasi, dari mulai Rp.50.000,- pada hari biasa hingga Rp.500.000,- pada hari libur dan tentunya tergantung tipe penginapan dan fasilitas yang disediakan.
pengunjungpun dapat mem-booking hotel secara online di Agoda (kartu kredit) atau PegiPegi (bisa dengan transfer) dengan memasukkan kata kunci: “wonosari”.
Kuliner di Pantai Krakal
Di area lokasi pantai Krakal terdapat warung makan yang menjajakan menu makanan dengan menu ikan laut atau menu dengan lauk lainnya. Kuliner yang wajib di coba di pantai Krakal adalah rempeyek yang terbuat dari Umbal, yaitu binatang laut yang menempel pada bebatuan karang.
Fasilitas Toilet Umum
Warga atau penduduk lokal juga menyediakan toilet atau kamar mandi umum bagi para pengunjung dengan donasi seperti pada umumnya.
 Tips berwisata di Pantai Krakal Gunungkidul
Jika anda berencana untuk beraktifitas di atas bebatuan karang untuk mencari ikan atau sekedar melihat kehidupan biota di dalam air, sebaiknya anda jangan lupa membawa sandal jepit atau jika perlu memakai sepatu bot, karena batu karang yang terdapat di pantai ini sangat tajam. Warga sekitar biasa menggunakan sandal dari ban bekas agar leluasa dalam mencari spot untuk memancing ikan.
Berhati-hatilah dengan bebatuan karang yang terdapat di bibir pantai, ataupun binatang laut yang berbahaya seperti landak laut dan ubur-ubur jika anda berencana berselancar karena bisa saja akan membahayakan para pesalancar.

Wednesday, April 26, 2017

pantai ngobaran gunungkidul, pantai yang berbeda pemandangannya

Pantai Ngobaran, sebuah pantai yang berstupa seperti di Bali

Gunung Kidul, Jogjakarta memang gudangnya tempat yang pantas dijadikan rujukan dalam hal berwisata, terlebih dalam kategori pantai. Dari deretan pantai pantai di Wonosari, Gunung Kidul, Jogjakarta, pantai Ngobaran adalah termasuk pantai yang belum begitu terkenal, namun kalau melihat dari keindahan pemandangan yang dimiliki sangatlah sayang kalau pantai ini masih belum begitu populer, karena masih dibilang sepi dari penikmat pemandangan alam yang sangat mengesankan.
Setidaknya sedikit demi sedikit pantai yang notabnenya pantai yang berdekatan dengan tempat ibadah agama hindu, candi ,arca, stupa dan pura mulai merangkak naik menonjolkan pamornya, mulai banyak para pengunjung yang berdatangan menikmati pemandangan yang indah mempesona bahkan sedikit unik berbeda dengan pantai pantai di wonosari pada umumnya, Keunikan Pantai karang yang satu ini akan mengingatkan kita pada Uluwatu Bali.
Sejarah Pantai Ngobaran Gunungkidul

Pantai Ngobaran terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Ngobaran berasal dari kata Kobaran yang artinya terbakar. Pantai ini disebut dengan Ngobaran karena konon kawasan tempat ini dahulunya menjadi tempat bagi Prabu Brawijaya V (keturunan terakhir Kerajaan Majapahit 1464-1478 Masehi) membakar diri karena tidak mau berperang melawan putranya sendiri yaitu Raden Patah. Namun kebenaran cerita ini masih disangsikan oleh para ahli sejarah karena tidak ditemukan bukti-bukti yang menguatkan dugaan tersebut.
Pantai Ngobaran adalah sebuah pantai yang sering digunakan untuk melakukan berbagai ritual keagamaan. Di kawasan pantai ini terdapat masjid yang berdiri berdampingan dengan pura yang menghadap ke arah pantai. Selain itu beberapa arca dan stupa juga ada di kawasan ini.
Tak hanya eksotis, Pantai Ngobaran juga menyimpan banyak pesona yang sangat menawan untuk dinikmati. Beberapa pura, candi dan patung dewa-dewa layaknya di Bali memang bisa di jumpai wisatawan di kawasan ini. Namun pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke dalam pura tersebut. Bila hanya untuk berfoto dengan latar belakang pura tentunya masih diperbolehkan. Suasana kawasan pantai ini memang berbeda dengan pantai lainnya yang ada di kawasan Gunungkidul. Berada di kawasan pantai ini dengan pura, candi hingga patung-patungnya, seakan-akan membuat kita sedang berada di Pulau Bali.
Pantai Ngobaran tidak memiliki pantai yang landai, di sini pantai langsung bertemu dengan tebing dan bebatuan karang. Dan sangat disarankan untuk tidak berenang ke tengah pantai dikarenakan pasir yang tidak landai dan ombak yang cukup besar. Di pantai ini, pengunjung dapat menikmati kenyamanan alam dan pemandangan indah dan luasnya laut selatan dari atas tebing.

Di pantai Ngobaran hampir semua penduduknya berprofesi sebagai nelayan, oleh sebab itu wisatwan dapat membeli hasil tangkapan mereka yang berupa ikan, lobster ataupun berbagai jenis alga sebagai oleh-oleh dan dibawa pulang. Ada tiga jenis alga yang dapat di beli, yaitu alga jenis simbar sebagai bahan pembuat kerupuk bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 3.000 hingga Rp 5.000. Alga jenis lumut yang bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 2.000 per kilogram. Serta alga jenis ager (bahan pembuat agar-agar), harganya sekitar Rp 1.500 per kilogram.
Alamat  Pantai Ngobaran Gunungkidul
Pantai Ngobaran terletak di desa kanigoro, kecamatan Saptosari, kabupaten Gunungkidul, D.I.Yogyakarta.
Akses Menuju ke Pantai Ngobaran Gunungkidul
Berjarak sekitar 65 km dari pusat kota Yogyakarta. Untuk menuju ke lokasi pantai Ngobaran dibutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan. Untuk mencapai kawasan wisata ini tidaklah terlalu sulit karena jalannya sudah beraspal. Namun anda harus tetap berhati-hati karena jalan sesekali tampak berlobang dan juga jalan yang akan dilalui berkelok-kelok.
Ada rute yang dapat anda lalui, yaitu :
Dari pusat kota Yogyakarta langsung saja menuju Pantai Parangtritis, setelah itu yang harus anda lakukan hanya mengikuti jalan menanjak yang ada di sebelah timur Pantai Parangtritis tersebut lalu menuju ke arah Panggang. Setelah itu anda bisa menuju Saptosari dan dilanjutkan lagi menuju ke Pantai Ngobaran.
Biaya tiket masuk ke Pantai Ngobaran Gunungkidul
Tiket masuk ke kawasan Pantai Ngobaran adalah Rp 3.000. Anda pun sudah dapat menikmati keindahan dua pantai yang berdekatan yaitu Pantai Ngobaran dan Pantai Ngrenehan.
Untuk biaya parkiran yang perlu anda keluarkan adalah untuk kendaraan roda dua / motor Rp 2000 dan untuk kendaraan roda empat adalah Rp 5000 /unit.
Fasilitas di Lokasi Pantai Ngobaran Gunungkidul
Di kawasan pantai ini sudah terdapat kamar mandi umum, tempat ibadah dan tempat parkir dengan biaya parkir Rp 2.000 per motor dan Rp 5.000 per mobil. Namun belum banyak warung makan di kawasan ini. Untuk itu sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman sendiri sembari menikmati keindahan sunset di Pantai Ngobaran. Kawasan pantai ini juga belum terdapat penginapan. Bila mau menginap, Anda bisa mendapatkan penginapan di sekitar kawasan Pantai Parangtritis.

Saturday, April 22, 2017

Pantai Ngongap, menikmati pemandangan dari atas tebing

Menyusuri Pantai Ngongap, Menapak Tilas Jejak Sang Penjalajah Junghuhn 

Kepada seseorang yang suka berpetualang, Pantai Ngongap mungkin menjadi tempat yang bisa menghilangkan dahaga anda, yaitu sebuah pantai yang terletak di Gunungkidul ini mempunyai pasir yang lembut atau air yang jernih untuk dinikmati berenang para wisatawan, untuk merapatkan diri dengan alam cukup dengan suasan yang tenang seperti berada di Pantai Ngongap. Suana inilah yang mungkin dirasakan Franz Wilhelm Junghuhn,yaitu (seorang penjelajah terkenal dari Jerman) yang terkagum-kagum saat menapaki pantai Ngongap (atau Ngungap) di Gunungkidul, Yogyakarta pada tahun 1856 silam. “Dia setelah berjalan berminggu-minggu melewati belantara tanah Jawa yang terkenal sangat liar, sehingga Junghunh sampai di pesisir selatan tanah Jawa yang terkenal liar, penuh dengan deburan ombak yang berpapasan langsung dengan laut Samudra Hindia. Terletak di pantai karang yang terjal inilah Junghuhn (sang Penjelajah) meletakan pemikirannya tentang keindahan alam indonesia, kekayaan adat istiadat, dengan kemakmuran tanah Jawa yang penuh nuansa spiritualisme. Junghuhn juga mengabadikannya dalam suatu lukisan berjudul “Sudkuste bei Rongkop”, suatu mahakarya yang justru terlupakan menurut seluruh kalangan sejarah Indonesia.
Keistimewaan Pantai Ngongap Gunungkidul
Mayoritas wisatawan akan berambisi untuk mengenal dan menyusuri keberadaan pantai yang membuat seorang petualang terkenal jatuh hati. Cukup berat dan sulit memang untuk menemukan pantai yang berkarang yang menurut semua kalangan mengatakan sangat sangat indah ini, perjalanan menuju daerah Gunungkidul yang berliku juga penuh karang terjal membuat tantangan untuk mencapai kebahagiaan sangat terasa. Nuansa petualangan terasa kuat ketika jalan aspal yang wisatawan lalui tiba-tiba berubah menjadi jalan berbatu, membuat siapapun akan merasa kewalahan menapaki gundukan-gundukan tanah yang  belum beraspal akan membuat ban mobil anda bergeser dari tempatnya. Namun, semua jerih payah anda akan terbayar saat anda sampai di Pendopo tua lokasi (sang Junghuhn) singgah. Akan terlihat lebih hebat lagi ketika anda berada di pinggir karang terjal dan terdengar desiran ombak yang seakan akan terus memanggil semua pengunjung.

Rasa takjub akan langsung terasa saat anda memperhatikan jejeran tebing karang yang seakan-akan tak berubah sampai kapan pun, persis seperti di dalam lukisan “Sudkuste bei Rongkop”. Persis mirip yang diceritakan oleh Junghuhn di dalam buku-bukunya, mulai dari batu karangnya juga lautannya, yaitu Pantai Ngongap masih menjadi surga bagi seluruh burung yang berliur emas (walet). Goa-goa yang berada di bawah karang karang terjal menjadi rumah yang sempurna bagi sebagian besar burung walet (Aedromus sp), mereka akan terlindung dari gangguan predator yang mencuri sarang mereka.
Pada waktu-waktu tertentu, seluruh kalangan warga sekitar memanfaatkan lokasi tersebut untuk memanen sarang burung walet yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah per kilogram-nya, tetapi dengan konsekuensi yang tinggi. Peralatan yang digunakan warga untuk mencapai goa harta karun ini kira-kira sebanding dengan hasilnya.
Menyimpan panorama alam luar biasa, dengan pantai indah tanpa garis membentang, keindahan ombak serta pesona khas Pantai Ngongap Gunungkidul Yogyakarta memperlihatkan ketenangan bercampur hawa mistis didalamnya.
Pantai Ngungap terkesan memang sangat istimewa, kawasan wisata ini belum terekspose banyak pelancong. Ketenangan ketika berada di bibir pantai yang merupakan tebing curam nan kokoh tersebut menyejukan setiap wisatawan yang telah menjangkaunya, terlebih lagi pantai ini juga dekat dengan Pantai Sadeng dan tempat TPI bagi para nelayan sekitar.
Pantai Ngongap merupakan Pantai tanpa garis pantai di Gunungkidul, sehingga tak terdapat segenggampun pasir putih seperti pada umumnya kawasan pantai. Anggun serta eksotisnya Ngongap ketika sunset memberi sebuah pengalaman sendiri, disinilah surga bagi mereka pencinta kedamaian, lokasi yang terpencil membuat kawasan ini terlihat seperti pulau pribadi.
Ketika berada disana, harap jangan melamun atau menantang alam dengan sembrono bermain di pinggir pantai tanpa melihat kondisi, karena jika jatuh, akan membahayakan diri sendiri. Bagi anda yang berencana untuk membuat foto pernikahan, Objek Wisata Pantai Ngungap bisa jadi pilihan anda, karna disini akan anda dapatkan kreasi foto yang berbeda dari tempat lain.
Sejarah Pantai Ngongap Gunungkidul

Asal nama Pantai Ngungak diambil dari kata dalam bahasa jawa “ngungak” atau menengok, alasan mengapa diberi nama itu karna untuk menikmati keindahan pantai, para wisatawan harus menengok ke arah bawah melalui tebing-tebing karang. Aktifitas yang terlihat di kawasan pantai tersebut terbilang menarik, jika berkunjung akan terlihat beberapa warga memanen sarang burung walet, letaknya di pinggir laut, tepat diantara tebing karang, penduduk menggunakan tali yang berasal dari akar tumbuhan untuk memanjat dinding tebing.
Selain mempunyai pemandangan super cantik, ada cerita mistis didalamnya, aura mistis terlihat dari sebuah pohon serta batu yang dipercaya sebagai tempat bagi para pemuja Sang Penguasa Laut Selatan, Nyi Roro Kidul, batu dan pohon itu masih dikeramatkan hingga saat ini.
Lokasi Pantai Ngongap Gunungkidul
Lokasi Pantai Ngungap terletak di Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.
Letak 1 km dari Pantai Sadeng, tidak ada fasilitas di area kawasan objek wisata tersebut, hanya gardu pandang yang di bangun penduduk sekitar, kawasan obyek wisata yang satu ini walau letaknya terpencil namun akses jalan bisa dibilang cukup baik, objek wisata ini juga tempat yang cocok untuk anda para pencinta Mancing.

Thursday, April 20, 2017

keistimewaan Pantai Drini Gunungkidul, panorama keindahan sebuah Pantai

Panorama Pantai Drini Jogja, Keindahan sebuah Pantai di Gunungkidul

Tidak salah bila dikatakan Daerah Istimewa Yogyakarta karena wilayah ini merupakan tempat yang selalu membuat para wisatawan ingin kembali dan kembali lagi ke sana. Pasalnya, sebagai daerah yang kaya akan budaya, Yogyakarta juga memiliki banyak pantai indah yang tersembunyi.
Gunungkidul adalah satu dari sekian banyak daerah dengan lokasi yang menyimpan banyak pantai tersembunyi yang mayoritas eksotis. Hingga saat ini Gunungkidul adalah lokasi wisata faforit bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburan di pantai bersama keluarga terdekat. Salah satu pantai menarik yang terdapat di Gunungkidul adalah Pantai Drini. Pantai ini memiliki pemandangan yang sangat mengesankan, bagaimana tidak, selain pengunjung dapat menikmati pemandangan yang indah dan pasir putih disepanjang pesisir pantai juga dapat menikmati bentangan sebuah gundukan yang menyerupai gunung yang dapat menahan gempuran ombak yang sangat besar. walaupun pantai ini tidak setenar dibanding dengan pantai yang sudah terlebih dahulu dikenal para pecinta petualangan, namun pantai ini tidak kalah dengan pantai pantai yang berlokasi di gunungkidul dari segi keindahan dan kenyamanannya.
Keistimewaan Pantai Drini

Pantai Drini adalah salah satu pantai istimewa di kalangan pantai di Gunungkidul karena pantai ini memiliki sebuah pulau kecil di tengah-tengah pantai. Adanya pulau ini membagi Pantai Drini menjadi dua bagian, yaitu sisi timur pantai yang lebih tenang dan sisi barat pantai yang lebih garang dan ekstrim. Hal ini membuat Pantai Drini seolah berkepribadian ganda.
Di sisi timur pantai terdapat barisan tebing yang berdiri kokoh bak benteng yang menghalangi ombak dipadukan dengan keistimewaan pulau karang yang membentuk seperti laguna alami nan indah. Kokohnya batu karang yang menjulang membuat perairan di sisi timur ini debit airnya lebih tenang sehingga memungkinkan bagi pengunjung untuk berenang dan mandi di laut asin yang ketat.
Sedangkan di sisi barat pengunjung dapat melihat jajaran perahu yang mau berangkat atau pulang dari berlayar mencari ikan. Perahu-perahu tersebut adalah perahu para nelayan yang semalam telah berlayar mencai ikan di laut. Di sisi barat ini ombak jauh lebih besar dan menjadi jalur bagi para nelayan untuk melaut. Saat siang, pengunjung dapat menikmati pemandangan nelayan yang sedang menebar jaring ke laut.

Di bagian tengah pantai yang merupakan jalur menuju Pulau Drini terdapat kumpulan pasir berwarna hitam yang diameternya sangat halus dipadukan dengan putihnya pasir pantai. Menurut beberapa penelitian, pasir hitam ini adalah pasir dari sungai bawah tanah yang bermuara di Pantai Drini.
Pulau ini banyak ditumbuhi oleh santigi (Pemphis acidula), masyarakat lokal biasa menyebut tumbuhan ini Drini. Alhasil Pantai ini diberi nama Pantai Drini. Saat air pantai mulai surut pengunjung dapat bersantai dan berjalan-jalan menyusuri pantai ke arah pulau kemudian menaiki tangga untuk sampai diatas tebing pulau. Dari ketinggian tebing tersebut wisatawan bisa melihat pemandangan keseluruhan penjuru dari pantai ini. Namun sayang, saat ini tumbuhan Drini sudah jarang lagi ditemui di sana.
Lokasi Pantai Drini Gunungkidul
Pantai Drini berlokasi di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Jogja. Lokasi Pantai Drini tepat berada di sisi timur Pantai Baron. Jika dari pusat kota Yogyakarta, jarak yang perlu Anda tempuh untuk sampai ke Pantai Drini adalah sekitar 60 km dengan lama waktu perjalanan 2 sampai 3 jam.
Akses Menuju Pantai Drini Gunungkidul
Bagi Anda yang berada di luar Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I.Y). bisa menggunakan jalur darat dengan kereta api ataupun memakai kendaraan pribadi.
Dari pusat kota yogyakarta Anda dapat mengambil rute Yogyakarta – Wonosari. Setelah sampai di Wonosari ambil jalur menuju Mulo. Kemudian dari pertigaan Mulo Anda cukup jalan lurus saja menuju ke arah Pantai Baron. Kira-kira 1 km sebelum Pantai Baron akan ada pertigaan. Ambil lajur kiri menuju ke arah Pantai Drini.
Disarankan bagi Anda jika dari luar kota, sebaiknya menyewa mobil atau menyewa motor karena tidak ada transportasi umum yang mampu menjangkau pantai Drini. Yang ada hanya bus dari jurusan Yogyakarta – Wonosari. Dengen menyewa mobil atau motor Anda juga bisa melakukan perjalanan yang jauh lebih nyaman.
Kuliner di Pantai Drini Gunungkidul

Saat perut sudah mulai terasa lapar, Anda bisa membeli makanan di warung-warung yang berdiri di tepi pantai ini. Makanan yang disediakan biasanya berupa aneka olahan seafood dengan harga yang relatif terjangkau untuk semua kalangan. Ada juga tempat khusus bagi Anda yang ingin mengolah seafood sendiri.
Karena pantai ini terbilang masih alami, ada baiknya bila Anda untuk ikut menjaga kebersihannya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Lebih bagus lagi jika Anda membawa kantong plastik sendiri khusus untuk membuang sampah.
Anda bisa berjalan menyusuri sisi timur pantai untuk melihat akuarium laut dengan koleksi beragam biota laut yang indah. Beberapa spesies ikan yang bisa Anda temui di sini adalah Goby Pasir, Jambrong, dan Sergeant Major yang saling berkejaran, dan bersembunyi di sela-sela terumbu karang.
Karena ombak yang relatif tenang, di sisi timur pantai ini Anda juga bisa menikmati mandi air laut hangat atau berenang bersama kawan dan kerabat tercinta. Pasti mengasyikkan berenang di laut sambil manatap langit biru yang luas.
Bagi Anda yang tidak ingin berenang, bisa menikmati gulungan ombak dan birunya langit sambil berteduh di gazebo yang telah disediakan oleh pihak pengelola. Duduk-duduk di bawah gazebo sambil menikmati birunya langit dan minum es kelapa muda adalah cara refreshing yang sulit didapatkan di tempat lain. Untuk dapat menggunakan gazebo ini Anda hanya harus membayar biaya sewa sebesar 10.000 Rupiah.
Salah satu pemandangan menakjubkan yang sayang dilewatkan dari Pantai Drini adalah sunrise, atau matahari terbit. Di Pantai Drini bahkan disediakan gardu khusus bagi para wisatawan yang ingin menikmati matahari terbit. Untuk melihat pemandangan langka ini Anda disarankan untuk bermalam. Ada beberapa pilihan penginapan yang dapat anda gunakan untuk tempat bermalam.

Sunday, April 16, 2017

pantai Sadranan gunungkidul, syurga bawah laut yang tersembunyi di pantai gunungkidul

PANTAI SADRANAN
Surga Baru untuk Menyelami Keindahan Bawah Laut

Jika selama ini masyarakat hanya dapat menikmati keindahan Pantai Sadranan dari permukaannya saja, sekarang masyarakat luas sudah saatnya mencoba olahraga snorkeling, menyelam kedalam laut dan melihat keindahan alam bawah laut yang sangat mengesankan dan yang pasti harus merasa bersyukur kepada yang maha kuasa.
Pantai Sadranan merupakan salah satu obyek wisata alam yang banyak disukai untuk berlibur melepas penat dari rutinitas yang banyak. Namun pantai ini bukan sekedar tempat berwisata saja. Bagi masyarakat sekitar, Pantai Sadranan merupakan tempat untuk mencari nafkah serta sebagai sarana untuk melakukan kegiatan yang bersifat religius yaitu kegiatan yang terdapat unsur religi dan kepercayaan.
Pantai Sadranan tentu tidak asing lagi di telinga para pecinta dan petualang alam, meski lokasi pantai ini memang agak tersembunyi yaitu diapit antara Pantai Krakal, Slili, dan Pantai Ngandong. Meskipun begitu, Pantai Sadranan tetap menjadi faforit untuk dikunjungi terutama oleh anak-anak muda.
Biasanya pantai ini selalu ramai pada saat akhir pekan, banyak anak muda yang berkemah dan menikmati malam di tepi pantai sebelum menghabiskan Minggu dengan bermain-main air. Selain bersantai menikmati indahnya lautan dan gulungan ombak yang saling berkejaran seolah ingin menggapai kaki-kaki pengunjung dengan sentuhannya yang lembut, tentu saja para wisatawan dapat bermain air sambil mencoba snorkeling dan mengenal lebih dekat lagi kehidupan yang beraneka ragam di dalamnya.

Sejarah Pantai Sadranan
Asal usul nama pantai Sadranan sendiri berasal dari kata 'nyadran' yaitu sebuah ritual sedekah laut atau sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta alam semesta atas rezeki yang telah mereka dapatkan berupa hasil tangkapan laut yang melimpah. Nyadran merupakan salah satu bentuk cara manusia mengingat kuasa-Nya melalui ciptaan-Nya: laut, sungai, gunung, langit, bumi serta melalui apapun yang kita lihat dan sentuh, begitu pula masyarakat sekitar pantai ini melakukan nyadran ini untuk kembali ke dalam kuasa-Nya dengan penuh rasa syukur.
Pantai Sadranan, selain penting sebagai tempat mencari nafkah bagi masyarakat sekitar juga menjadi faforit bagi para wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Gunungkidul. Sebab selain terkenal sebagai salah satu surga pantai yang berpasir putih yang terhampar di sepanjang selatan Pegunungan Seribu, Pantai Sadranan merupakan salah satu pantai yang belakangan ini banyak didatangi wisatawan lokal maupun mancanegara karena dapat dijadikan sebagai tempat snorkeling.
Akamat Lokasi Pantai Sadranan
Lokasi Pantai Sadranan berada di Dusun Pulegundes II, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. D.I.Yogyakarta.
Bagi para wisatawan yang sedang berlibur di Yogyakarta, terutama warga Yogyakarta sendiri, selain dapat menikmati keindahan pasir putih Pantai Sadranan serta keindahan lautannya dengan senja yang mempesona juga dapat menikmati keindahan alam bawah lautnya yang tak kalah menawan beserta terumbu karang yang cantik menghiasi sepanjang bibir pantai dan ikan-ikan yang beraneka ragam. Menyaksikan semua keindahan itu tentunya dapat mengurangi penat yang membebani.

Tetapi anda pasti berpikir apakah aman atau tidak untuk berenang apalagi melakukan snorkeling di pantai selatan yang terkenal dengan ombaknya yang besar. Sebelum melakukanya tentu saja hal yang perlu diketahui adalah waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya, yaitu pada saat laut sedang surut di waktu pagi hari ataupun sore hari. Bagi pengunjung yang tidak membawa alat snorkel tidak perlu khawatir sebab di sana terdapat tempat untuk menyewa perlengkapan snorkel. Jadi bagi pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat dunia alam laut, silakan datang ke Pantai Sadranan lalu cobalah olahraga snorkeling tersebut.
Tiket Masuk ke Pantai Sadranan Gunungkidul
Untuk masuk dan menikmati di Pantai Sadranan pengunjung hanya di kenai biaya retribusi yang terletak dipantai Baron dengan biaya Rp10,000, biaya itu sudah termasuk pantai pantai yang disekitar pantai Sadranan.
Pos retribusi Pantai Baron
Rp 10.000
Parkir motor
Rp 2.000
Parkir mobil
Rp 5.000
Harga penyewaan alat snorkeling di Pantai Sadranan termasuk murah dan juga alat - alatnya masih bagus bagus semua. Sehingga anda nyaman untuk menggunakannya. Harga Sewa Alat Snorkeling yang diberlakukan ada 2 macam:
• Include Pelampung = Rp 25.000 ( Kacamata, Sepatu dan Pelampung Badan
• Non Pelampung = Rp 20.000 = Kacamata, alat nafas dan Sepatu
Tips & info
• Untuk menuju ke Pantai Sadranan kita bisa mengambil jalan lewat Pantai Krakal, lalu susuri jalan sepanjang Pantai Krakal ke arah timur sampai menemukan petunjuk jalan masuk menuju area Pantai Sadranan
• Waktu yang tepat untuk snorkeling yaitu saat air surut di pagi atau sore hari
• Jangan melupakan keamanan dengan menggunakan pelindung kaki agar tidak terluka akibat terkena karang ketika snorkeling
• Yang utama kita juga harus menjaga terumbu karang yaitu tidak merusaknya dengan tangan ataupun menginjakkan kaki kita di atas terumbu karang

Tuesday, April 11, 2017

pantai siung gunungkidul, sebuah panorama pantai dan keindahan tebing batu karang

Panorama Pantai Siung Jogja, Keindahan sebuah Pantai dan Panjat Tebing Batu Karang

Pantai Siung Jogja  adalah sebuah Pantai di Jogja menjadi merupakan salah satu pantai primadona yang terletak di daerah Gunungkidul Yogyakarta yaitu menyimpan berjuta keindahan alam di dalamnya. Pantai ini memang bukanlah pantai yang cukup terkenal di kalangan pantai yang terletak di kawasan Gunungkidul lainnya, namun sebenarnya pantai ini memiliki panorama alam yang sangat mempesona dan mengagumkan.
Pantai Siung yang berada di desa purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. tempatnya memang cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta, untuk menempuhnya kurang lebih membutuhkan jarak 80 Km dari Pusat Kota Jogja. Atau kurang lebih 3 jam memakai kendaraan pribadi.
Ketika anda hendak berkunjung ke Pantai Siung maka perjuangan berat akan menunggu persiapkan setamina yang fit, namun semuanya akan lunas terbayarkan setelah anda sampai di kawasan Pantai Siung Ini.
Sejarah Pantai Siung Gunungkidul
Cerita yang beredar di masyarakat mengenai pantai siung Jogja ini berasal dari nama yang di diambil dari bebatuan karang yang menyerupai gigi taring monyet yang dalam bahasa jawa adalah siung monyet, maka dari itu nama Pantai ini dinamakan Pantai siung, monyet sendiri memang di pantai ini sering kali terdapat monyet berekor panjang dari dataran tinggi batu karang yang turun untuk meminta makanan.
Pantai ini mempunyai keindahan alam yang sangat luar biasa, pantainya bersih juga pasir putih yang membuat suasana pantai ini semakin menarik untuk di kunjungi sambil berlibur. Selain keindahan pantai, pengunjung juga akan di sajikan pemandangan batuan karang yang menjulang tinggi nan kokoh, batuan karang yang tinggi tersebut digunakan oleh pengelola pantai untuk wahana wisata panjat tebing batu karang yang kokoh. Cocok sekali untuk anda yang bernyali ekstra untuk merasakan wahana panjat tebing ini.
Tidak hanya satu spot untuk merasakan dahsyatnya panjat tebing tetapi di pantai ini tersedia sekitar 250 spot panjat tebing dengan tingkat kesulitan yang tentunya berbeda – beda, sehingga pantai ini pernah mendapatkan penghargaan sebagai The Best Climbing Rocks Site in Yogyakarta.

Selain panjat tebing, pengunjung juga dapat berkemah di atas batu karang maupun di pinggir pantai, jika saat anda berkemah cuaca bersahabat maka anda dapat menikmati bermalam diatas gemerlapnya bintang – bintang dilangit dan juga suara gerusan air ombak menerpa batuan karang. Untuk berkemah tidak ada syarat khusus untuk itu, tetapi anda hanya di berikan pemahaman untuk tidak sembarangan mendirikan camp, seperti jangan mengokotori area pantai baik dengan sampah maupun dengan benda lainnya yang dapat merusak habitat biota laut.
Atau jika anda datang dengan banyak orang, anda dapat menyewa rumah panggung yang terbuat dari kayu, rumah panggung ini dapat menampung 10 – 15 orang didalamnya. Untuk anda yang datang seperti dengan keluarga besar, maupun teman lama alumni sekolah sangat cocok untuk menyewa rumah panggung ini sebagai tempat menginap di pinggir pantai siung ini.
Pada siang hari, anda dapat menikmati suasana pantai dengan menyewa payung besar di pinggir pantai, layaknya di pinggir pantai kelas internasional lainnya, anda tidak perlu keluar negeri untuk mendapatkannya karena anda dapat menikmatinya di pantai siung.
Selain semua yang sudah disebutkan ternyata pantai Siung juga sering di buat tempat untuk sesi foto dalam acara Pre-weding, Karena keindahan alamnya, Pantai Siung Jogja juga sering digunakan lokasi untuk pemotretan pre-wedding. Dengan perpaduan alam pantai dan juga tebing – tebing yang tinggi, foto pre-wedding anda akan sangat terlihat eksotis dan juga mempesona.

Alamat dan Akses Menuju Pantai Siung Jogja
Dari pusat Kota Yogyakarta terdapat 1 rute saja untuk menempuh tempat wisata pantai Siung, yaitu dari pusat kota menuju timur menggunakan jalan Nasional III yang mengarah ke Kabupaten Wonosari, kemudian dari Wonosari dilanjutkan menuju Kabupaten Gunung Kidul sebelah timur yang beralamat lengkap di Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.
Untuk menempuhnya anda dapat menggunakan kendaraan pribadi agar lebih efisien dan juga praktis, jika tidak menggunakan kendaraan pribadi anda dapat menggunakan kendaraan umum seperti bus, namun sering kali bus menyita banyak waktu anda yang terbuang, maka sebaiknya menyewa kendaraan di daerah pusat kota Yogyakarta. Anda dapat menyewa sepeda motor maupun mobil untuk menempuh tempat wisata pantai Siung.
Selain itu pantai ini juga sangat dekat dengan pantai lainnya yang berada di daerah Gunung Kidul seperti pantai Nglambor, Pantai Sepanjang, Pantai Kuwaru, pantai Wedi Ombo dan pantai Kukup
Harga Tiket Masuk Pantai
Harga tiket masuk Rp. 3.000/orang
Parkir Motor Rp. 2.000
Parkir Mobil Rp. 5.000
Dengan tiket yang sangat terjangkau ini anda dan juga keluarga bahkan teman atau pun kerabat bisa menikmati pemandangan yang sangat mempesona di Pantai Siung ini. 
Kuliner di Pantai Siung Jogja
Untuk urusan kuliner dengan menu khas Yogyakarta memang di area sekitar pantai Siung belum ada pedagang yang menjualnya, namun untuk mengisi perut yang sudah kosong setelah bersenang - senang bersama keluarga di lokasi sekitar pantai suing sudah ada warung-warung yang menjajakan berbagai menu makanan dan minuman dengan berbagai olahan yang pasti akan menggugah selera pengunjung.
Hotel / penginapan di sekitar Pantai Siung Jogja
Jika anda bersama rombongan ada rencana untuk menginap di sekitar pantai maka urungkan saja niat anda tersebut karena di sekitar pantai Siung belum ada tempat untuk menginap ataupun hotel, tetapi ada solusinya, anda bisa mendirikan tenda / kemah di area sekitar pantai atau bisa menyewa rumah panggung yang ada di kawasan pantai suing dan bisa di tempati 10 -15 orang.

Monday, April 10, 2017

Pantai Jogan sekaligus Air Terjun Jogan, eksotisme Pantai Gunungkidul

Air Terjun Pantai Jogan, berwisata satu tempat mendapat dua pengalaman sekaligus

Begitu banyak Pantai yang semuanya indah dikota pelajar (Yogyakarta) salah satunya adalah pantai Jogan, pantai ini merupakan satu pantai bertipe tebing yang cukup tinggi dan airnya langsung tembus ke laut lepas, sama halnya dengan pantai lain yang berada di daerah gunung kidul. Namun pantai ini memiliki satu keistimewaan tersendiri yaitu berupa air terjun di bibir pantai yang tingginya kurang lebih 12 meter.
Air Terjun Pantai Jogan Tepus Gunung Kidul ini langsung jatuh dan menghampiri ombak laut. Sungguh pemandangan yang sangat langka dan unik. Sebenarnya air terjun itu berasal dari sungai kecil yang mengalir dari atasnya membuat rasa airnya tawar.
Jika pengunjung ingin menikmati guyuran air terjun langsung dari atas maka harus siap turun ke bawah yaitu dengan dua pilihan cara, bisa melalui tehnik canyoning atau rappeling di air terjun. Cara ini tentu membutuhkan keberanian dan kemahiran serta harus memakai peralata agar bisa melakukannya. Dapat juga dengan cara menapaki turunan yang basah dan tentunya licin. pasti menyeramkan tetapi tenang saja, untuk itu disediakan kayu-kayu pegangan untuk menopang tubuh anda. Meski begitu, harus tetap hati-hati.
Terdapat satu lagi tantangan, anda harus melewati karang yang dihuni oleh ribuan kepiting kecil berukuran sekitar 5 mm yang berwarna transparan. Berjalan dengan kaki telanjang tentu menjadi perkara yang gak mudah. Biasanya warga sekitar biasa memanfaatkan kepiting tadi untuk diolah, tentu sangat pas bila dimakan sama nasi pada waktu musim hujan. terkadang juga banyak kupu-kupu yang berkerumun di bebatuan kering maka nikmatilah pesona Pantai Jogan yang sangat mempesona indah.
Lebih nikmat dari itu semua wisatawan juga dapat melihat laut lepas ke Samudera Hindia, menyaksikan Poseidon yang melempar gulungan ombak yang sangat besar, sementara di belakang anda ada suara percikan air terjun yang seakan menambah suasana menjadi romantis. Kelembutan suara percikan air disaat kaki-kaki menjamah kerasnya bebatuan karang, pada saat senja anda pun juga dapat menikmati keindahan ungunya langit.

Pantai Jogan mempunyai ciri khas unik yang tidak dimiliki wisata pantai Gunungkidul lainnya. Dengan air terjun Jogan yang bersumber dari air tawar (sungai) di antara perbukitan karst yang mengalir ke laut. Pantai Jogan hampir tidak ada pasir pantai yang berguna untuk membatasi wilayah daratan dan laut (pesisir). karena itulah laut nya berbatasan langsung dengan tebing.
Jika air laut sedang surut, wisatawan dapat menikmati keindahan air terjun dari bawah di antara bebatuan yang ada sedikit pasir. Namun jika air laut pasang, tempat jatuhnya air terjun ikut terendam air laut. Di sisi kanan dan kiri ada tumbuhan pandan yang tepat berada di atas tebing karang. Memanjang dan jaraknya tidak terlalu tinggi dari permukaan air laut. Dari atas tebing inilah pengunjung dapat menikmati keindahan Jogan Waterfall.
Bila sudah sampai di Pos Retribusi Pantai Siung, itu pertanda lokasi Pantai Jogan Jogja sudah dekat, sebab, sekitar 400 meter dari pos itu, akan terlihat papan nama penunjuk arah menuju pantai Jogan. Mula mula anda akan menjumpai Jalan aspal lalu akan berganti menjadi jalan setapak itu lah yang akan memandu perjalanan anda. Akan terlihat asyik lagi, bila anda sudah melihat pemandangan dua sungai kecil di sisi kiri yang nantinya akan menyatu dan menjelma menjadi sungai yang agak besar kemudian menjadi air terjun. Bila musim hujan, akan lebih eksotis pemandanganya. Karena pada saat kemarau debit airnya sangat kecil, belum ditambah lagi dengan aktivitas penyedotan air untuk keperluan warga.
Jarak dari Kota Wonosari Gunungkidul menuju ke pantai Jogan sebenarnya tidak terlalu jauh, kalau anda mengikuti jalur utama atau dimulai dari Wonosari langsung ke arah selatan, sampai pertigaan Mulo ambil jalan arah kiri menuju pantai Siung dan kemudian Pantai Jogan yang jaraknya kurang dari 40 km.
Namun demikian waktu perjalanan bisa lebih lama karena jalan menuju ke pantai ini banyak sekali tikungannya, dan akan mengikuti kontur tanah perbukitan di Gunung Kidul. Anda harus berhati-hati kalau mau berwisata ke Pantai Jogan.

Pantai Jogan adalah bak penawar dahaga, laksana oase di luasnya hamparan pantai pasir putih Gunungkidul. Juga seperti garnishes di piring yang terlalu sayang untuk dilewatkan. Pantai yang amat cocok untuk anda yang ingin merasakan sensasi dari surga pesisir selatan Jogja. Dan untuk warung baru ada satu, tempat parkiran motor juga sangat kecil.
Pilihan alternatif wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul paling pas adalah kawasan pantai Jogan. Selain karena pemandanganya yang indah, air terjun yang berbatasan langsung dengan laut sangat jarang ditemui di tempat lain. Lokasi Pantai Jogan dekat atau satu jalur dengan Pantai Nglambor dan Pantai Siung (kira-kira 200 meter arah Barat Pantai Siung), setelah melewati TPR akan menemuii pertigaan, arah lurus menuju Pantai Siung.
Alamat Lokasi Pantai Jogan Gunungkidul
Lokasi Pantai Jogan Jogja berada di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Lokasi Pantai ini di sebelah Barat Pantai Nglambor dan Pantai Siung atau di sebelah Timur nya Pantai Timang.
Rute Menuju Pantai Jogan Gunungkidul
Rute Pantai Jogan bila ditempuh dari Solo yaitu dari Praci –> Kecamatan Rongkop/Baran –> Nglindur –> Pertigaan sebelum Pasar Ngrancah (ada Tugu ditengahnya) belok kanan lalu Pasar Jepitu terus saja sampai pertigaan Winangun kemudian belok kiri arah Pantai Jogan – Pos retribusi masuk pantai Jogan, Nglambor, Siung – ikuti jalan kemudian belok kanan – Pantai Jogan.
Rute menuju Pantai Jogan Baleharjo Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu dari Yogyakarta -> Wonosari -> jl.Baron -> ambil arah Tepus, sampai di Tepus (ambil arah ke pantai siung) -> Purwodadi -> Winangun -> Pantai Jogan.
Kuliner di Area Pantai Jogan Gunungkidul
Bagi pengunjung yang sudah merasa kelaparan setelah sekian lama menikmati pemandangan indah yang dimiliki pantai Jogan, maka jangan khawatir di dekat lokasi Pantai Jogan sudah terdapat warung yang menyajikan berbagai minuman dan makanan ringan, kalau Cuma untuk melepas dahaga boleh jadi lah. Walaupun masih dibilang sangat minim dengan fasilitas tetapi pesonanya sangat mengesankan sekali.