Showing posts with label obyek wisata di jogja. Show all posts
Showing posts with label obyek wisata di jogja. Show all posts

Thursday, February 23, 2017

istana air tamansari yogyakarta keunikan keraton jogja

Menelusuri Keunikan Istana Air Tamansari/Water Castle Yogyakarta 
Dalam sejarah kerajaan islam di jawa terkhusus kerajaan yang ada di sekitar wilayah Yogyakarta tidak akan dilepaskan dari kerajaan yang bernama mataram islam, yang sekarang lebih familier disebut keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta. Nah, mengulas tentang kerajaan jogja maka tak bisa dipisahkan dari keberadaan penciptaan arsitekturnya yang sangat bagus di sekitar keraton Jogja, selain bangunan Keraton sendiri juga terdapat bangunan yang menarik, masyarakat luas biasa menyebutnya dengan Tamansari.

Tamansari adalah sebuah komplek yang lebih banyak menonjolkan pola pada bagian air dan kolam. Hal yang sama pula bisa Petualang temukan ketika berjalan di sekitar Sumur Gemuling (Gumuling) dimana nilai artistik pada bangunan tersebut lebih banyak menunjukan pada sisi kesejukan air.
Dengan berjalannya waktu, Tamansari kemudian banyak disebut sebagai Istana Air (water castle) di karenakan nilai arsitekturnya bahkan keunikan yang terletak pada lekukan bangunan dan air yang penuh terisi dikolam kolam didalam Istana tersebut. 
Sejarah Istana Taman Sari Yogyakarta
Dalam sejarah yang beredar dan yang disampaikan oleh beberapa orang yang menjadi guide Istana Air Tamansari tersebut menyebutkan bahwa Taman ini dahulu dipergunakan oleh Raja Mataram (Jogja) untuk melakukan mandi pada bulan-bulan tertentu. Bahkan ada berbau kemistikan sedikit yang terjadi di sekitar area kolam kala itu. Ketika sang Raja hendak masuk ke Istana Air Tamansari maka beliau disambut dengan musik gamelan yang berasal dari bangunan-bangunan kecil di sekitar pintu masuk yang terdapat di depan Istana Air Tamansari. Kemudian di adakan lah upacara tertentu untuk menyambut sang Raja dan siapa saja yang hendak bertamu ke Istana Air Tamansari.

Istana Air Tamansari ini dibangun pada tahun 1758-1769 oleh Raja Mataram (Jogja) yang bernama Sultan Hamengkubuwono I. Walaupun kondisinya sekarang ini berbeda dengan pada masa Istana Air Tamansari ini dibuat, tetapi situasinya masih tetap tertata dan masih terlihat sebagian besar yang menjadi simbol dari keunikan dan arsitektur bangunan tersebut. Bangunan-bangunan yang masih tersisa misalnya Sumur Gemuling (Gumuling), Umbul Pasiraman (yang sekarang dibangun kolam-kolam ketika pertama kali masuk), Gedhong Gapura Hageng (Hageng = besar) didekat pintu masuk Gedhong Gapura Panggung (Kolam yang terdapat bangunan kembar di sisi kanan dan kiri berdekatan dengan kolam), dan beberapa bangunan yang hendak menuju ke Sumur Gemuling yang sekarang menjadi tempat bagi masyarakat jogjakarta.
Dahulu, jarak antara Istana Air Tamansari dan Sumur Gemuling adalah taman-taman yang begitu indah dan pasti sejuk, namun saat ini yang tersisa hanya taman kecil yang berada di ujung belakang Istana Air Tamansari.
Walaupun tidak seindah sesejuk bahkan senyaman pada saat Istana Air ini dibangun, akan tetapi keunikan dan artistik dari bentuk bangunan Tamansari ini masih tetap bisa dinikmati dan untuk menyejukkan hati yang sedang gundah gulana. Cuaca yang terik tidak menjadi halangan untuk merasakan kenyamanan lokasi ini, apalagi saat melihat kolam-kolam yang terisi penuh dengan air yang pasti menyegarkan dan menyejukan seakan mengajak untuk segera menjeburkan diri. Namun sekarang sudah ada larangan untuk mandi dan berendam, karena memang Istana Air Tamansari ini merupakan bangunan cagar budaya, tidak lagi diperbolehkan untuk para Petualang nyegur dan berendam. Istana Air Tamansari sangatlah pas untuk dijadikan alternatif ketika ingin menyusuri kota Jogja untuk merasakan keindahan dan keunikan Jawa dijamannya hingga sekarang.
Kalau berwisata pada hari ahad, disarankan datang pagi-pagi ke Istana Air Tamasari kemudian berjalan beberapa meter ke belakang menuju tempat Sumur Gumuling. Nah, sebelum waktu menunjukan pukul 10.00 WIB segeralah mengunjungi Keraton Jogjakarta untuk bisa menikmati tari-tarian dengan iringan musik gamelan yang menggetarkan hati, semisal ada nilai diatas (10) maka tarian dan musik keraton Jogja akan sangat pas bila dinilai sepuluh plus (10+). Selain gerakan tarian yang sangat bagus, juga tabuhan musik gamelan yang membuat pendengarnya untuk tetap terdiam karena terpikat.

Rute Menuju Keraton Taman Sari Yogyakarta
Untuk bisa sampai di Istana Air Tamansari Yogyakarta pengunjung memang butuh tenaga ekstra saat berkendara terlebih bagi pelancong yang belum pernah sama sekali berwisata di kota Jogja. Istana Air Tamasari terlokasi di Jalan Taman sekitar 10 menit dari keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, pengunjung yang lewat jalur barat (Jakarta atau Kebumen) bisa lewat jalan lingkar barat (Ring Road Barat tetapi tidak menggunakan jalan ini, hanya melewati saja) setelah melewati Jalan Wates kemudian lurus saja ke arah jalan RE Martadinata menuju Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan –> Belok kiri menuju Jalan Nyai Ahmad Dahlan –> lurus Jalan Ngasem –> belok kiri sampai di Jalan Taman. Bila berasal dari kota Magelang atau Semarang, bisa melalui jalan Magelang kearah selatan melewati Jalan Tentara Pelajar –> Jalan Letnan Jendral Suprapto –> belok kiri ke arah jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan –> Jalan Nyai Haji Ahmad Dahlan –> Jalan Taman. bila dari arah timur (Surakarta atau Klaten) boleh melalui jalan Prambanan menuju barat kearah pertigaan Janti (naik ke jalan layang) lalu belok kiri ke arah Ring Road Timur –> Jalan Kusumanegara –> Jalan Sultan Agung –> Jalan Nyai Ahmad Dahlan. Atau dari jalan Janti (Jogja Expo Center) ke arah Jalan Ngeksigondo –> Jalan Perintis Kemerdekaan –> Jalan mentri Supeno –> Jalan Kolonel Sugiyono lurus ke Jalan Sutoyo belok kanan ke jalan gading (ada gapura plengkung/setengah lingkaran) melewati alun-alun selatan –> Jalan Taman.
Harga Tiket Masuk ke Keraton Taman Sari 
Harga tiket masuk ke Istana Air Tamansari cukup terjangkau bagi para Pengunjung, untuk bisa menikmati keindahan dan kenyamanan Istana Air Tamansari bahkan melihat keluasan arsitektur jaman dahulu pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 5.000, itu belum termasuk parkir kendaraan bila lewat pintu depan, apabila Pengunjung masuk melalui sumur gemuling hanya akan membayar parkiran saja namun harus berjalan sekitar 1kilometer. Kalau pengunjung memerlukan “guide wisata”, di Tamansari banyak ditemukan warga yang bekerja menjadi guide info tour, biasanya mereka menunggu di depan pintu gerbang masuk Istana Air Tamasari. Untuk biaya tambahan biasanya sekitar Rp. 25.000 ,- (guide tour biasanya tidak menyebutkan tarif yang pasti).

Tuesday, February 7, 2017

9 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Layak Untuk di Singgahi

9 Tempat Wisata di Jogja yang Membuat Anda Terkagum-kagum

Yogyakarta adalah salah satu kota yang ada di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan lokal atau pun asing. Dan merupakan kota perbatasan langsung dengan provinsi Jawa Tengah bagian selatan, karena kota Yogyakarta mempunyai banyak tempat yang sangat menarik dan mempesona untuk dikunjungi.
Dimana saja tempat yang menarik untuk dikunjungi di Yogyakarta?
Berikut ulasanya:
1. Candi Prambanan

Candi Prambanan
Candi Prambanan adalah satu dari sekian banyak tempat wisata yang ada di Yogyakarta yang selalu ramai dikunjungi wisatawan, karena Candi ini merupakan komplek Candi Hindu yang terbesar di Indonesia. Selain itu, Candi Prambanan juga dilengkapi adanya relief yang diukir mengelilingi candi yang menceritakan kisah Ramayana dan Krishnayana.
Candi Prambanan ini berlokasi sektiar 17 KM dari pusat kota Yogyakarta. Bilamana wisatawan ingin menuju Candi Prambanan tetapi tidak membawa kendaraan pribadi, untuk mencapai Candi Prambanan wisatawan cukup menggunakan angkotan umum dan turun di halte Prambanan, begitu mudah untuk sampai Candi Prambanan.
2. Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis
Pantai Parangtritis merupakan pantai yang paling terkenal di Yogyakarta, sehingga Pantai Parangtritis ini sangat layak disebut sebagai salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang selalu dikunjungi. Berlokasi kira kira 25 KM di selatan dari pusat kota Yogyakarta, Pantai Parangtritis adalah pantai yang berlokasi di tepi Samudra Hindia sehingga memiliki karakter dengan ombak dan arus yang cukup kuat dan besar. Keindahan dari Pantai Parangtritis adalah terdapatnya bukit pasir yang disebut gumuk atau gundukan di sekitar pantai. Apabila anda ingin satu pengalaman yang berbeda, anda dapat merasakan bermain paralayang di Bukit Parangdong, Pantai Parangtritis.
3. Jalan Malioboro

Jalan Malioboro
Malioboro merupakan sebuah jalan di Yogyakarta, jalan ini sangatlah terkenal dan sangat ramai terlebih sore menjelang malam dan menjadi salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib di kunjungi. Bahkan untuk berfoto di penanda jalan Malioboro saja pengunjung sering kali mengantri dengan pengunjung yang lain.
Apa yang membuat jalan ini menjadi terkenal?
Tentu saja karena begitu banyak penawaran yang tersedia di lokasi jalan Malioboro. Jalan Malioboro menawarkan pengalaman wisata belanja dan wisata kuliner yang tak ada habisnya. Pada siang hari, di sepanjang Jalan Malioboro anda akan menemukan banyak sekali penjual pakaian, tas, sandal, gantungan kunci, kerajinan tangan, batik, aksesoris, dan barang-barang unik lainnya yang dapat dibeli dengan harga murah. Sedangkan pada malam hari, anda akan menemukan banyak sekali penjual makanan lesehan khas Yogyakarta di sepanjang Jalan Malioboro.
Hal yang paling banyak di sukai para wisatawan di Jalan Malioboro adalah adanya beberapa orang yang berpakaian unik, misalnya berpakaian seperti prajurit, pocong, zombie, dan masih banyak yang lainnya. pengunjung dapat berfoto dengan mereka dengan biaya sukarela.
4. Goa Jomblang

Goa Jomblang
Goa Jomblang adalah sebuah goa wisata yang berlokasi di Gunung Kidul, Yogyakarta. Goa Jomblang merupakan goa vertikal yang memiliki sebuah hutan purba yang ada di dalamnya. Selain itu, apabila anda datang ke Goa Jomblang pada jam 10 sampai dengan jam 12 siang, anda akan dapat menikmati indahnya cahaya sinar matahari yang menembus goa yang sering juga disebut sebagai cahaya surga. Keindahan dan keunikan dari Goa Jomblang membuat wisata ini menjadi salah satu tempat wisata faforit di Yogyakarta yang tentunya wajib dikunjungi.
5. Arung Jeram Citra Elo

Arung Jeram Citra Elo
Arung Jeram Citra Elo adalah salah satu arung jeram yang ada di Yogyakarta. Arung Jeram Citra Elo adalah arung jeram yang paling cocok untuk keluarga, bahkan untuk pemula karena arusnya yang tidak berbahaya bila dibandingkan dengan sungai lain di sekitar Yogyakarta. Selain itu Arung Jeram Citra Elo juga dapat dinikmati kapan saja, tidak seperti sungai lain di Yogyakarta yang kebanyakan hanya dapat diarungi pada saat musim musim tertentu yaitu musim hujan saja.
6. Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta adalah salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang selalu ramai dikunjungi para wisatawan. Keraton Yogyakarta merupakan sebuah bangunan bersejarah kesultanan Yogyakarta yang ditinggali oleh Sultan beserta keluarganya. Selain dapat melihat bengunan arsitektur kesultanan kuno, pengunjung juga dapat melihat ke museum yang memiliki koleksi barang-barang kesultanan Yogyakarta yang sebagian besar merupakan hadiah dari raja Eropa. Apabila anda ingin datang mengunjungi tempat wisata ini, datanglah lebih pagi karena Keraton Yogyakarta buka dari jam 8 pagi sampai dengan jam 2 siang saja.
7. Kebun Binatang Gembira Loka

Kebun Binatang Gembira Loka
Kebun Binatang Gembira Loka adalah sebuah tempat wisata faforit keluarga di Yogyakarta yang memiliki banyak koleksi spisies hewan dari berbagai belahan dunia. Selain dapat melihat dan berinteraksi langsung dengan berbagai jenis hewan seperti selayaknya kebun binatang pada umumnya, pengunjung juga dapat bermain di berbagai wahana permainan juga terdapat di dalam Kebun Binatang Gembira Loka. Wahana permainan yang terkait di dalam di Kebun Binatang Gembira Loka yaitu kolam tangkap ikan, sepeda air, ATV, perahu kayuh, menunggang gajah, menunggang onta, dan lain-lain. Sedangkan untuk masuk ke Kebun Binatang Gembira Loka adalah 25,000 Rupiah /orang.
8. Gunung Merapi

Gunung Merapi
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung yang masih aktif di sekitar Yogyakarta. Gunung Merapi ini adalah gunung yang paling terkenal di Yogyakarta, dan gunung ini merupakan salah satu lokasi favorit para pecinta alam yang hobi dengan pendakian gunung dan menikmati keunikan serta keindahan matahari terbit dari puncaknya. Harga tiket masuk kawasan wisata Gunung Merapi adalah 3,000 Rupiah /orangnya.
9. Istana Air Taman Sari

Istana Air Taman Sari
Istana Air Taman Sari adalah sebuah tempat rekreasi dan meditasi bagi keluarga kerajaan Yogyakarta pada jaman dahulu. Selain itu, Istana Air Taman Sari juga digunakan sebagai benteng bertahan terhadap musuh yang menyerang. Saat ini, Istana Air Taman Sari adalah salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang terkenal karena keunikannya. Udara di sekitar Istana Air Taman Sari juga berhawa sejuk karena terdapat beberapa kolam buatan disertai dengan taman bunga yang berbau harum. Harga tiket masuk Istana Air Taman Sari adalah 5,000 Rupiah /orangnya.

Sunday, February 5, 2017

kebun binatang Gembira Loka sebuah bonbin faforit di yogyakarta

Gembira Loka Yogyakarta, Sebuah kebun binatang yang menjadi faforit

Kebun Binatang Gembira loka berada di area tanah seluas 20 hektar ini mempunyai lebih dari 100 spesies satwa diantaranya 61 spesies flora. Selain pemandangan berbagai hewan dan kandang untuk koleksi satwa, terdapat juga wahana permainan dan juga taman untuk sekedar bersantai. dulunya Gembira Loka merupakan tempat untuk memelihara hewan peliharaan kerajaan keraton Yogyakarta, namun semenjak Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjadi raja oleh beliau kemudian dijadikan Kebun Binatang publik yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas.
Kebun binatang Gembira Loka pada awalnya sempat tidak terawat, baik dari segi perawatan satwanya maupun infrastrukturnya sehingga kurang diminati oleh para wisatawan. Namun semenjak ditata dan dibenahi PemDa pada tahun 2010 dengan memperbaiki kandang serta penertiban pedagang, sekarang pengunjung kebun binatang Gembira Loka mengalami peningkatan pesat. Bahkan menurut data Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, pengunjung wisata kebun binatang Gembira Loka menempati urutan ketiga setelah Malioboro dan Keraton Yogyakarta.
Alamat Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta
Kebun Binatang Gembira Loka berlokasi di Jalan Kebun Raya No. 2 Kota Gede, Yogyakarta.
Rute Menunju Gembira Loka yogyakarta
Untuk bisa sampai di kebun binatang Gembira Loka bisa diakses dengan semua model transportasi darat, pengunjung bisa menggunakan bus TransJogja dimulai dari terminal Giwangan dengan waktu hanya sekitar 20 menit. Jika ingin lebih mudah lagi bisa menggunakan kendaraan pribadi, akan jauh lebih santai yaitu melewati jalan ring road timur kemudian belok ke arah barat (jika dari arah utara: lampu merah kedua dari jembatan layang Janti) memasuki jalan Wonocatur hingga Anda melihat ada jembatan, sebelah jembatan itulah kebun binatang Gembira Loka berada.
Jika Anda berada di jalan Malioboro dan ingin ke Gembira Loka, maka menuju lah ke arah timur yaitu dimulai dari perempatan Malioboro depan kantor pos Indonesia dan berjalanlah lurus kurang lebih 6 km. bila sudah menjumpai jembatan penyeberangan maka tandanya Anda sudah sampai dan akan mendapatkan papan nama Gembira Loka di sebelah selatan jalan.
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
Kebun binatang Gembira Loka dibuka untuk umum setiap harinya dari mulai pukul 08.00-17.00 wib. Harga tiket masuk (HTM) pada hari Senin-Jumat adalah Rp.20.000,-. Sedangkan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional, serta libur sekolah Rp.25.000,-.
Diskon Rombongan:
TK/PAUD atau yang sederajat Diskon 25%
SD s.d SMA atau yang sederajat Diskon 15%
Umum/Mahasiswa Diskon 10%
SLB/Panti Asuhan 50%.
Syarat untuk bisa mendapatkan diskon HTM adalah minimal peserta 25 orang dan ada surat pengantar dari instansi terkait saat kunjungan.

Tempat Parkir
Tersedia tempat parkir di gerbang masuk timur Gembira Loka. Tetapi Pada hari-hari libur, parkiran bisa penuh. Alternatifnya pengunjung bisa parkir di luar area. Namun jangan kaget dan harus hati-hati jika parkir di luar area parkiran Gembira Loka, karena harga parkir di luar Gembira Loka ini cukup fluktuatif, terkhusus pada hari libur terlebih lagi jika pengunjung menggunakan kendaraan pribadi berplat luar Jogja.  Pengalaman seseorang dulu pernah dipatok Rp.15.000,- untuk ongkos parkir mobil di luar area parkir.
 Aktivitas Wisata yang bisa Dinikmati:
1. Melihat Koleksi Satwa.
Banyak satwa yang bisa dilihat di kebun binatang Gembira Loka, sehingga Anda bisa secara langsung mengenalkan kepada anak-anak Anda untuk mempelajari dan menghafalkan nama-nama binatang dengan melihat dan berinteraksi secara langsung.
2. Atraksi Binatang Terampil.
Gelar Satwa Terampil merupakan pertunjukan Satwa yang ada di Gembira Loka Zoo, satwa yang ditampilkan pada pertunjukan seperti burung Kakak Tua Jambul Kuning, Linsang, Beruang Madu, Burung Kangkareng serta Orang Utan. Bagi Pengunjung yang ingin Menyaksikan Gelar Satwa Terampil ini sudah tidak dipungut biaya lagi alias Gratis. Berikut pertunjukannya:
Minggu/Libur: 10.00,11.00, 12.00, 13.00, 14.00, 15.00;
Sabtu: 11.00, 12.00, 13,00, 14.00;
Senin-Jumat: 11.00, dan 13.00.
3. Bermain Wahana Air.
Selain melihat satwa secara langsung, pengunjung juga bisa mengajak pasangan atau keluarga untuk menikmati sensasi serunya permainan wahana air seperti bermain perahu kayuh, sekuter air, perahu banana orca, perahu kataraman dan wahana air lainnya.
4. Naik Kendaraan dan Binatang Wisata.
Di kebun binatang Gembira Loka ini, pengunjung juga dapat bermain menaiki kendaraan wisata seperti kereta mini berkeliling kebun binatang, ATV dan juga naik binatang tumpangan seperti Gajah dan Unta.
5. Terapi Ikan Garra Rufa.
Pengunjung dapat menikmati terapi kaki dengan mencelupkan kaki nya ke kolam dangkal penuh dengan ratusan ikan kecil Garra Rufa, kemudian membiarkan sang ikan bekerja menggigit lapisan kulit mati pengunjung akan merasa geli tanpa rasa sakit.

6. Kolam Tangkap Ikan untuk Anak-anak.
Wahana Kolam Tangkap ini dikhususkan untuk anak-anak sampai dengan usia 10 tahun. Kedalamannya hanya 30 cm  yang berisi ikan-ikan kecil untuk ditangkap anak-anak, dan ikan hasil tangkapan anak-anak tersebut boleh di bawa pulang untuk dipelihara, sedangkan untuk yang tidak berhasil menangkap ikan, petugas sudah menyediakan bungkusan ikan-ikan untuk dibawa pulang. Tarif bermain di wahana Kolam Tangkap tersebut Rp.10.000/anak.
 Dan masih banyak lagi yang lainnya.
 Tips Berwisata ke BonBin Gembira Loka
1. Jagalah anak-anak anda selama di area kebun binatang Gembira Loka untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
2. Berangkatlah pagi hari agar anda dan keluarga dapat menikmati fasilitas yang ada di kebun binatang Gembira Loka dengan puas dan leluasa.
3. Bawalah topi sebagai pelindung dari sengatan matahari karena untuk beberapa aktivitas akan sulit untuk menghindari panas matahari di siang hari.
4. Jika Anda berencana mengajak anak-anak untuk bermain di kolam tangkap ikan, sebaiknya membawa pakaian ganti dan handuk untuk berbilas.
Kuliner di Area Kebun Binatang Gembira Loka
Untuk urusan perut, anda jangan khawatir dan tidak perlu repot-repot membawa bekal makanan dari rumah karena di lokasi area Kebun Binatang Gembira Loka banyak penjual makanan dan minuman, Harga makanan yang dijual di warung-warung makan food corner Gembiraloka cukup bersahabat dengan saku anda. Sebagai patokan, harga satu porsi bakso Rp.8.000,- dan es teh Rp.3.000,-
Hotel dan Penginapan terdekat Gembira Loka Yogyakarta
Ada banyak hotel yang bisa anda gunakan untuk menginap bila anda memang berencana untuk menginapa di lokasi sekitar tempat wisata kebun binatang Gembira Loka karena memang lokasinya masih di dalam kota. Tetapi harganya cukup menguras isi saku anda, yakni dengan harga Rp.250.000,-/malam. Anda bisa mencari booking hotel secara online di Agoda (kartu kredit) atau PegiPegi (bisa dengan transfer) dengan memasukkan kata kunci: “kota gede“.


Sunday, November 20, 2016

wisata jalan malioboro jogja

obyek wisata jalan malioboro jogja
Yogyakarta semuanya sudah tak asing dengan nama tersebut, yaitu kota yang terkenal dengan sebutan kota gudeg. Yogyakarta memang selalu menyajikan kenyamanan bagi setiap orang yang berada disana, bagaimana tidak disamping kota yang sangat indah dengan pemandangan serba ala kraton dan juga masyarakat yang sangat ramah membuat setiap insan yang berkunjung semakin betah untuk waktu yang lama. Memang Yogyakarta dari dulu selalu menawarkan keunikan budaya lokal yang selalu dilestarikan agar tidak punah dimakan zaman yang sudah modern saat ini, berada di Yogyakarta ketika pengunjung menjelajahi budaya kraton dan jawa yang masih dipertahankan sampai saat ini akan mendapatkan ilmu pengalaman yang sangat mahal yang tak di dapatkan di tempat lain.

Kota Yogyakarta selalu membuat setiap orang yang berkunjung merindukannya untuk kembali lagi, kota ini memiliki banyak sekali tempat wisata yang menarik, diantaranya yang sangat terkenal adalah jalan malioboro, jalan sepnjang 2,5km yang membentang dari tugu Yogyakarta sampai kantor pos Yogyakarta ini selalu menawarkan keramain dan keindahan, jalan ini tak pernah sepi dari pengunjung bahkan setiap harinya ribuan pengunjung melewati jalan ini ada yang sekedar lihat lihat ada juga yang belanja dan segala urusan dan niat yang dilakukan pengunjung.
Nama malioboro juga dikatakan sebagai ikon nya Yogyakarta, karena jalan malioboro terletak di dekat kota kraton Yogyakarta dan sering juga dikatakan sebagai titik garis imaginer bila di lihat dari peta garis tersebut menghubungkan tiga unsur yang semuanya punya mistis yang luar biasa yaitu menghubungkan antara pantai parang tritis, jalan malioboro dan gunung merapi.

Jalan malioboro terkenal juga tempat berkumpul untuk seniman seniman yang berada di Yogyakarta karena dikota gudeg ini banyak seniman seniman yang terkenal keunikanya dan banyak seniman Indonesia bahkan mancanegara berasal dari kota Yogyakarta, berbagai macam seni ada di kota ini mulai dari seni musik, seni melukis, seni tari, seni happening art, seni pantomim dan lain lain, banyak dari mereka berkumpul di jalan malioboro, ketika kita jalan jalan pada waktu sore atau malam hari kita akan dihibur dengan music keroncong dengan memakai alat alat musik tradisional dan juga di gabungkan dengan alat musik modern.
Sejarah Jalan Malioboro
Siapa saja tidak akan menyangka kalau jalan yang sekarang sangat ramai ini pada zaman dahulu jalanan ini hanyalah jalan raya biasa yang sepi senyap dengan banyak pohon asam di pinggir jalan. Jalan Malioboro pada waktu dahulu hanya dilalui oleh warga sekitar yang hendak berjalan ke keraton Yogyakarta, ataupun warga sekitar yang ingin pergi ke Pasar Beringhardjo untuk berbelanja kebutuhan sehari hari. Nama Malioboro pun konon menurut cerita mempunyai dua versi. Dari cerita versi Pertama, nama Malioboro ini dikaitkan dengan bahasa Sansekerta, nama tadi memiliki makna “karangan bunga”. Hal seperti ini tidak tanpa alasan, nama seperti ini diberikan dikarenakan sepanjang jalan ini waktu dahulunya sangatlah banyak dijumpai oleh karangan bunga, kejadian itu terjadi ketika setiap kali keluarga keraton sedang mengadakan acara pesta atau hajatan besar.
Sedangkan untuk cerita versi yang kedua adalah, banyak dari masyarakat mengkaitkan nama malioboro dengan salah seorang bangsawan terkenal dari inggris yang pernah tinggal di Yogyakarta pada tahun 1881-1816m, bangsawan tersebut bernama Marlborough.
Alamat Jalan Malioboro yogyakarta
Jalan ini berada di Kota Jogjakarta, dan berada di tempat jalan dengan nama yang sama yaitu Jalan Malioboro, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, atau titik GPS @-7.7940023,110.3634648
Rute menuju Jalan Malioboro
Jalan Malioboro sangat terkenal makanya sangat mudah untuk di temukan, karena merupakan tempat yang menjadi ikon kota Yogyakarta, jika anda berniat berangkat dari Kota Magelang, maka rute jalan menuju malioboro dapat ditempuh dengan masa sekitar satu setengah jam saja anda sudah sampai tujuan, itu semua tergantung kelancaran jalannya, perjalanan dimulai dari jalan tidar selatan, lalu ikuti saja jalan tersebut sampai anda memasuki wilayah sinduadi, lepas itu ikuti saja arah tadi sampai menemukan papan penunjuk jalan menuju jalan malioboro di Yogyakarta.
Jika anda ingin berjalan jalan santai di sepanjang jalan malioboro anda dapat berjalan kaki atau bisa dengan menaiki sewaan becak becak yang ada di sekitaran jalan tersebut, ada juga sewaan delman masyarakat jawa tulen menyebutnya Andong, harga mulai dari Rp40.000 anda sudah bisa berkeliling di jalan malioboro untuk menikmati indah dan ramainya jalan tersebut.
Kuliner di Jalan Malioboro
Banyak makanan yang ditawarkan di jalan malioboro ini, karena tempat ini sangat ramai dikunjungi wisatawan dan dikarenakan juga tempat ini dibuka secara gratis untuk umum itu sebabnya banyak sekali pedagang yang memanfaatkan suasana seperti itu untuk menjajakan dagangannya, dari sekian banyak makanan yang ditawarkan ada satu yang paling terkenal dari semuanya dan juga yang menjadi ikon khas kota Yogyakarta yaitu nasi gudeg, yaitu sayur dari nangka muda yang sudah dimasak dengan bumbu rempah rempah lokal dan rasanya sangat khas, disamping keenakan rasa yang ditawarkan masih ada lauk pendampingnya yang sangat berfariasi bisa di dampingi dengan telor, ayam goreng, ayam bakar, ayam bacem, jeroan sapi, bahkan juga akan semakin nikmat bila disisipi sambal yang pedasnya mengikuti selera anda. Selain gudeg yang terkenal tadi ternyata masih banyak makanan yang tak kalah enaknya yang ditawarkan disepanjang jalan malioboro ini.
Hotel terdekat di Jalan Malioboro

Karena dasarnya tempatnya sangat ramai makanya di jalan ini banyak bangunan hotel dan penginapan untuk siapa saja bagi wisatawan yang ingin menginap, ada yang harganya jutaan rupiah ada pula yang ratusan ribu saja, tinggal melihat kekuatanya masing masing, di antaranya ada whiz hotel yang harganya mulai Rp345,000 /malam, ada juga hotel dafam Jogjakarta harganya mulai Rp450,000 /malam. Namun bagi anda yang masih keberatan dengan harga harga di atas disekitaran jalan malioboro masih banyak hotel atau penginapan yang sesuai dengan saku anda, Tanya saja sama tukang becak anda akan di antar ketempat yang dibutuhkan saku anda.