Showing posts with label obyek wisata di bangka selatan. Show all posts
Showing posts with label obyek wisata di bangka selatan. Show all posts

Friday, June 2, 2017

Danau Kaolin di Bangka, destinasi wisata langka sebuah danau yang berwarna warni

Destinasi Wisata Langka di Bangka, Dengan Air Berwarna

Bangka Belitung adalah sebuah pulau yang memiliki cukup banyak tempat yang bisa di jadikan untuk mengisi waktu luang dengan bersantai bersama keluarga di tempat yang asyik dan menyenangkan. Salah satu tempat yang asyik dan menyenangkan di Bangka adalah Danau Kaolin. Danau ini adalah sebuah bekas galian penambangan kaolin yang sudah di tinggalkan oleh sang penambang sejak bertahun tahun yang lalu.
Memang pada kebiasaannya aktivitas penambangan selalu meninggalkan kerusakan pada lingkungkan sekitar. Namun ini semua tidak terjadi pada bekas tambangan yang satu ini. Apabila anda melihat dan mengunjungi Danau Kaolin yang terletak di Desa Nibung, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, anda bisa menemukan fenomena alam yang unik yang justru bekas lokasi penambangan yang satu ini malah menampilkan keindahan alam yang sangat mempesona.
Danau Kaolin adalah sebuah Danau yang merupakan bekas galian penambangan yang sudah bertahun tahun ditinggalkan oleh pemiliknya. Saat ini danau tersebut berbentuk sebuah kolam air yang sangat besar dengan keunikan pada airnya yaitu memiliki aneka warna warni yang sudah menjadi tujuan wisata alam baru yang sungguh menyenangkan di Bangka. Danau indah ini berlokasi sekitar 70 kilometer dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.
Danau Kaolin sendiri terdiri dari dua kolam danau besar yang masing-masing danau tersebut kurang lebih berukuran seperti ukuran lapangan bola. Masing masing warna danaunya memiliki warna air yang berbeda, yakni danau yang satu berwarna biru dan danau yang lainya berwarna hijau. Pemandangan warna air di danau ini akan sangat mencolok bila terkena sinar matahari dan saat itulah waktu yang tepat untuk menikmati keindahan pemandangan warna air danau kaolin bisa saja menimbulkan warna yang saperti di inginkan kebanyakan para wisatawan, maka di sarankan datanglah pada waktu siang hari dimana air danau terkena terik sinar matahari dan pemandangan warna danau akan terlihat mempesona.
Warna air danau Kaolin yang berwarna tersebut diperkirakan hasil efek dari radiasi logam radioaktif karena galian tambang masa lalu. Dengan adanya perkiraan dugaan radiasi yang ada, maka pemerintah daerah (PemDa) setempat memberikan pengarahan kepada setiap wisatawan yang datang untuk tidak melakukan kegiatan seperti mandi atau menggunakan air danau tersebut. Hal ini bertujuan agar para wisatawan tidak terkena dampak racun dari radiasi bekas tambang yang bisa saja membahayakan kesehatan.

Meski terdapat unsur hal yang bisa membahayakan bagi para pelancong, tetapi danau ini tetap ramai di kunjungi para wisatawan yang datang dari berbagai wilayah, karena danau ini menyajikan pemandangan yang sangat menarik, hal ini tentu memberikan nilai plus tersendiri bagi para pelancong yang datang ke Danau Kaolin ini. Para wisatawan yang datang biasanya melakukan aktivitas berjalan jalan sambil menikmati pemandangan yang indah nan unik, atau bisa juga melakukan aktifitas berfoto ria dengan latar belakang pemandangan langka dari danau kaolin dengan air yang berwarna warni ini .
Sebagai himbauan, terkhusus bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Danau Kaolin ini harus waspada dan berhati-hati saat menikmati pemandangan, usahakan tidak mendekat ke bibir danau karena hal ini bisa saja membahayakan diri wisatawan. Tanah bekas galian tambang yang masih rapuh menyebabkan rawan akan terjadi-nya longsor.
Alamat Wisata Danau Kaolin
Danau Kaolin yang indah ini terletak di Desa Nibung, Kabupaten Bangka Selatan, kepulauan Bangka Belitung.
Tiket Masuk Danau Kaolin
Untuk masuk ke kawasan Danau Kaolin anda tidak usah mengeluarkan biaya sepeserpun alias gratis. Di lokasi ini anda bisa mengabadikan momentum momentum keindahan dengan berfoto sepuasnya atau sekedar bersantai berjalan jalan menikmati pemandangan indah di danau bekas galian tambang dan juga galian galian di sekitarnya.
Kuliner di Lokasi Danau Kaolin
Di kawasan Danau Kaolin ini anda tak perlu khawatir kelaparan atau kehausan, karena disekitar Danau Kaolin sudah terdapat warung warung penjual makanan dan minuman, berbagai menu sudah tersaji di sana. Sambil bersantai melepas penat anda bisa menikmati makanan dan minuman segar ditengah terik matahari pada siang hari.

Sunday, February 26, 2017

Danau Camoi Aek Biru, menikmati keindahan alam di bangka

Berwisata ke Danau Camoi Aek Biru Bangka, Melihat Keindahan Alam
Saat berada di provinsi Bangka Belitung rasanya tidak sempurna kalau tidak sekalian berwisata menikmati tempat tempat yang indah yang di miliki daerah tersebut, salah satu yang menjadi faforit dari masyarakat kota ini adalah memiliki danau yang sangat indah, sebut saja Danau Kaolin dan Danau Camoi Aek Biru. Banyak para wisatawan dan para pendatang yang berkunjung ke Danau Kaolin mereka rata rata mengatakan Danau Kaolin adalah sebuah danau yang sangat indah. Akan tetapi danau sama indahnya juga ternyata dapat anda temukan di Bangka.

Saking indahnya danau yang dimaksud tersebut akan sangat cocok di jadikan tempat untuk menghilangkan rasa lelah bahkan sekedar bersantai menikmati panorama keindahan yang ditawarkan Danau ini, mengisi hari libur bersama keluarga. Jadi wisatawan yang datang tak hanya disuguhi panorama menawan akan tetapi juga dapat bermain-main bahkan berenang. Banyak dari masyarakat yang berkata kalau air Danau Camoi Aek Biru dapat membuat kulit lembut dan halus. Orang yang senang dengan hobi fotografi, pasti cocok datang ke lokasi ini, karena banyak spot menarik yang dapat diabadikan dalam sebuah foto. Perpaduan dari air danau yang kebiruan dengan dinding batu putih laksana salju. Perpaduan warna yang begitu mempesona. Makanya Danau Camoi Aek Biru sering dipilih oleh pasangan yang hendak melakukan foto pre wedding. Untuk wisatawan yang ingin datang kemari, disarankan pada pagi atau sore hari. Karena kalau pada waktu siang hari, hawa anginnya sangat panas, terlebih di sini jarang pepohonan.
Camoi Aek Biru berada di Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Banga Belitung. Sesuai dengan namanya, air di danau ini berwarna biru. Camoi Aek Biru berjarak 50 km dari Pangkalpinang dan akan menghabiskan waktu perjalanan kira-kira satu jam. Mencapai di lokasi wisata yang satu ini amat mudah. Beberapa meter sebelum masuk pemukiman Desa Air Bara, arahkan kendaraan ke barat dan sampai pada perempatan Simpang Bemban. Nah, beberapa ratus meter dari simpang tersebut, di bagian kiri jalan terdapat pancaran cahaya biru indah yang berkilau karena pantulan sinar matahari dapat kita lihat. Itulah Camoi Aek Biru.

Berbeda dengan Danau Kaolin yang merupakan bekas tambang kaolin, Camoi Aek Biru adalah bekas dari galian tambang timah.
Sejarah Terjadinya Danau Camoi Aek Biru
Sesuai dengan namanya danau ini berbentuk sebuah lubang yang sangat lebar atau kolong dalam sebutan warga sekitar. Lubang tersebut adalah bekas dari galian tambang timah. Pertambangan timah yang ada di Pulau Bangka ini ternyata menimbulkan masalah baru yang seolah tidak ada jalan keluarnya dan tentunya tidak mendapat perhatian. Yaitu adanya lubang bekas penggalian timah. Lubang-lubang kecil bekas galian banyak kita temui di setiap sudut Pulau Bangka. Lubang kecil itu ada beberapa yang memang menarik dan mempunyai panorama indah yang menarik untuk dikunjungi. Akan tetapi, bagaimana pun bentuknya, yang namanya kerusakan tetaplah kerusakan yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Kembali lagi membahas ke wisata Camoi Aek Biru. Pemandangan Danau Camoi Aek Biru yang mempesona, sangat cocok untuk di abadikan dengan jepretan kamera dalam sesi foto bersama keluarga. Aek Biru berasal dari dua kata yaitu ( Aek ) dan ( Biru ) yang berarti air biru. Dalam bahasa melayu (logat melayu Bangka Selatan) kata air memang disebut dengan aek, sekarang ini Danau Camoi Aek Biru disulap menjadi salah satu destinasi wisata alam yang selalu ramai pengunjung tidak pernah sepi wisatawan, apalagi di musim liburan. Pesona airnya yang benar-benar biru menyala dan terang. Membuat mata jadi silau.
Selain berjalan jalan atau memotret dan menikmati keunikan serta keindahan Camoi, tidak sedikit pula para pengunjung yang langsung menyeburkan diri ke danau dan berenang. Padahal tidak di ketahui apakah kandungan air di danautersebut berbahaya atau tidak. Selain faktor itu, juga bisa membuat lebih cepat kerusakan dari keindahan Camoi. Wisata Camoi Aek Biru ini termasuk tempat wisata yang punya potensial dan perlu perawatan khusus dan juga butuh sentuhan tangan yang bertanggung jawab supaya keindahannya tetap terjaga sepanjang masa. sedangkan Untuk keselamatan semua pengunjung, alangkah baiknya diberi pagar berupa papan kayu di sekitar Camoi untuk menghindari bahaya pengunjung yang kemungkinan bisa tercebur ke Camoi. Dan supaya air Camoi tetap biru bersih, sebaiknya juga di pasang larangan wisatawan mencebur dan mandi. Bukan untuk apa-apa. Semuanya bertujuan agar wisata alam Camoi Aek Biru tetap terjaga dan tidak rusak begitu saja dan sia sia.

Rute Perjalanan ke Danau Camoi Aek Biru
Wisata alam Danau Camoi Aek Biru ini berada di desa Air Bata yaitu kurang lebih berjarak 50 km dari Pangkalpinang dan memerlukan waktu kira-kira satu jam. Untuk sampai di lokasi wisata yang satu ini amat mudah. Beberapa meter sebelum masuk pemukiman Desa Air Bara, beloklah ke barat sampai di perempatan Simpang Bemban. beberapa ratus meter dari situ, di bagian kiri jalan pancaran biru indah yang berkilau karena pantulan sinar matahari dapat kita lihat. Itulah Camoi Aek Biru.

Wednesday, December 7, 2016

destinasi wisata langka danau kaolin dengan air berwarna di bangka belitung

Menikmati indahnya Danau Kaolin Destinasi Wisata Langka di Bangka, Dengan Air Berwarna
keindahan memang tidak pernah melihat asal usulnya meskipun dengan asal usul yang tidak pasti kalau tempat tersebut menyajikan pemandangan yang menggiurkan setiap mata yang memandangnya akan tetap banyak diminati para pecinta petualangan dan para wisatawan, di desa Nibung ada sebuah danau bekas penambangan yang menawarkan pemandangan yang sangat menakjubkan, danau tersebut dulunya adalah merupakan bekas penambangan yang sudah bertahun tahun di tinggalkan oleh penambangnya dan sekarang ini berbentuk sebuah kolam air yang sangat besar dengan warna air yang sangat unik yaitu mempunyai warna air yang beraneka ragam, kalau di lihat pada umumnya setiap aktivitas penambangan akan selalu mengakibatkan sebuah kerusakan yang dapat mempengaruhi ekosistem kehidupan alam sekitarnya, akan tetapi tidak dengan bekas penambangan yang satu ini yaitu danau Kaolin begitulah para wisatawan menyebutnya, danau ini terletak di desa Nibung, kabupaten Bangka Selatan, provinsi Bangka Belitung.

Danau Kaolin memang bekas penambangan yang di anggap sebagian orang akan mengakibatkan kerusakan lingkungan tetapi danau tersebut justru akan menyuguhkan keunikan yang sangat menawan, para pengunjung akan menemukan fenomena yang langka dengan warna airnya yang beraneka warna akan menambah daftar keunikan danau tersebut. Danau Kaolin ini merupakan rangkaian dari dua kolam besar menyerupai danau yang masing masing berukuran besar dan lebar dan diperkirakan seukuran lapangan sepak bola dan untuk warna masing masing kolam ini mempunyai warna yang berbeda kolam yang satu warnanya biru dan yang satu lagi berwarna hijau. Untuk bisa menikmati perbedaan warna yang mencolok ini para pengunjung biasanya mengunjungi tempat danau ini pada siang hari saat terik matahari menyinari air danaunya, dan saat air danau terkena terik matahari itulah saat yang bisa dilihat perbedaan airnya dengan sangat jelas danau berwarna hijau dan biru.
Warna air danau Kaolin yang berbeda tersebut di yakini oleh pemerintah setempat merupakan efek dari radiasi logam radioaktif yang di hasilkan dari galian tambang pada waktu itu, dengan adanya dugaan dari pemerintah dengan adanya radiasi tersebut maka pemerintah daerah setempat menghimbau kepada seluruh para wisatawan untuk tidak melakukan aktifitas yang akan menyebabkan hal hal yang tidak di inginkan seperti mandi dan juga menggunakan air danau bekas galian tambang yang sudah terkena radiasi. Hal ini di lakukan pemerintah setempat bertujuan agar supaya semua pengunjung tidak terkena dampak dari air danau yang sudah terkena radiasi yang mungkin bisa menyebabkan keracunan dan tentunya akan bisa membahayakan kesehatan.
Dengan adanya larangan dari pemerintah yang demikian ini tetapi untuk pengunjung jangan khawatir anda tetap bisa menikmati pemandangan yang indah yang di miliki danau Kaolin, untuk menikmati keindahannya pengunjung biasanya berjalan jalan, bersantai, bercanda gurau dan juga melihat lihat alam sekitar yang indah mempesona, dan juga bisa mengabadikan moment yang langka ini dengan aktivitas berfhoto dengan memakai background pemandangan yang indah serta warna air yang berwarna mungkin itu tidak anda temukan di tempat lain. Danau kaolin yang indah ini berjarak 70 kilometer dari bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

Kuliner di lokasi Danau Kaolin
Di lokasi Danau Kaolin sudah banyak pedagang yang menjajakan makanannya, untuk para pengunjung yang perutnya sudah merasa lapar setelah seharian melakukan aktifitas dan ingin segera makan, jangan lah khawatir di lokasi danau anda bisa menikmati kuliner makanan dan masih tetap bisa menikmati indahnya pemandangan yang di hidangkan oleh Danau Kaolin.
Tiket masuk ke lokasi Danau Kaolin
Dengan biaya yang sangat amat murah sekali anda beserta keluarga dan siapapun yang hendak mengunjungi wisata alam ini bisa menikmati indahnya pemandangan yang sangat amat indah dengan hanya dengan mengucapkan kata (terima kasih Tuhan engkau telah menyediakan alam yang indah ini untuk kami nikmati dan syukuri), untuk menikmati itu semua pengunjung tidak di pungut biaya sama sekali alias gratis. Sesuatu yang gratis bukan berarti jelek atau rusak, walaupun wisata alam ini gratis tetap menyuguhkan pemandangan yang sangat mempesona dan yang pasti sangat langka.
Untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan pengunjung di sarankan untuk waspada dan berhati hati, terutama saat berada di bibir danau karena tanah di lokasi sekitar danau masih labil dan itu dikarenaka tanah yang bekas galian tambang membuat tanahnya masih rapuh dan mudah longsor, terutama di khususkan bagi wisatawan yang suka berselfi untuk mengabadikan moment moment tertentu karena orang yang sedang berselfi rata rata mereka lupa dengan lingkungan sekitarnya, sekali lagi waspada dan berhati hati lah saat berwisata di tempat danau kaolin ini, jangan sampai niat anda untuk mencari hiburan malah menjadi hilang dengan adanya kejadian yang tidak di inginkan.