Sunday, August 6, 2017

Goa Gajah, Keindahan alam Bantul

Menyusuri Kaindahan di Dalam Goa Gajah Mangunan Bantul
Yogyakarta dengan sejuta tempat wisata itulah kata yang pas disandang kota pelajar ini, bagaimana tidak, berbagai tempat wisata semua ada di kota ini. Mulai dari wisata alam, agrowisata, sejarah sampai wisata religi pun ada di jogja. Sekaran yang mau dibahas adalah wisata alam yang bertajuk Goa, sebut saja Goa Gajah.
Goa gajah ini berada di desa lemahabang, mangunan, bantul. Goa Gajah ini mempunyai pemandangan yang sangat langka dan indah sekali. Pada saat anda masuk langsung akan disuguhi dengan pemandangan stalaktit dan stalagmit yang indah.
Stalaktit yang menggantung di Goa Gajah seperti hiasan lampu gantung dengan tetesan-tetesan air yang ada. Sementara stalakmitnya membentuk gundukan di beberapa tempat, dan saat berada di lokasi menuju pintu keluar anda akan melihat batu stalakmit yang berbentuk mirip organ kelamin pria sehingga disebut dengan watu lanang.

Sesekali pengunjung harus menunduk saat melewati beberapa jalur karena ruangan yang sempit dan harus tetap hati-hati karena belum ada peralatan safety yang disediakan oleh pengelola, walaupun ada beberapa tempat yang memiliki luas ruangan yang lebar. Ada sedikit keunikan didalam Goa Gajah ini yaitu disetiap ruangan besar tersebut diberi nama seperti bangunan keraton misalnya pendopo, kepatihan, keputren, dan papan abdi. Selain nama-nama ruangan yang khas dengan bangunan keratin tersebut, terdapat juga nama-nama ruangan yang mewakili nama seseorang atau nama petilasan yang informasinya belum terpampang di papan informasi Goa Gajah.
Didalam goa, selain pemandangan alam yang indah yang tercipta berjuta-juta tahun yang lalu, hewan penghuni goa seperti kelelawar dan serangga pun menjadi pemandangan tersendiri, dan kemungkinan juga terdapat spisies ular yang hidup di dalam Goa. Kelelewar cukup banyak menghiasi dinding dan atap ruangan-ruangan goa yang besar. Sekumpulan kelelawar biasanya akan langsung terbang saat cahaya senter pengunjung yang datang.
Goa Gajah ini tergolong Goa yang belum di jamah keseluruhanya. Baru sekitar 150 meter saja goa ini resmi dihitung total kedalamanya. Masih Banyak lorong yang tertutup tanah di dalam goa. Dan ada satu lorong yang bertuliskan berbahaya. Warga sendiri belum tahu berapa kedalaman lorong tersebut jika dimasuki. Namun, memang diberi label berbahaya karena memang untuk masuk ke lorong tersebut kita harus merangkak. Goa Gajah terkenal sangat gelap, jadi saat anda berkunjung ke Goa Gajah ini maka usahakan membawa penerangan sendiri untuk menerangi jalan saat menyusuri semua kedalaman Goa yang indah ini.
Selain kondisi kegelapan didalam goa yang sedikit menantang, untuk keluar dari goa pun cukup menantang juga karena anda harus memanjat tangga yang terbuat dari kayu. Karena mulut goa yang berbentuk vertical setinggi 10 meter yang terkadang juga memunculkan cahaya saat siang hari, pemandangan tersebut juga sangat indah tidak bisa dipandang sebelah mata. Cahaya yang meluncur dari atas didalam sebuah goa disebut juga cahaya surga di beberapa tempat.

Sejarah Goa Gajah
Goa Gajah ini diberi nama "Gajah" karena ada batu yang menyerupai kepala gajah yang cukup besar di pintu keluar dari mulut goa. Selain batu tersebut terdapat juga batu yang ukurannya sedikit lebih kecil yang sekilas juga mirip anak gajah. Walaupun begitu, ternyata ada sejarah yang mengiringinya.
Sejarah dimulai dari beberapa abad yang lalu ketika itu Pangeran Purbaya menjalani hidup mengembara. Sampailah dia di desa yang sekarang bernama Lemahabang ini. Di desa ini beliau bertemu seorang wanita yang hidupnya juga mengembara bernama Rancang Kencono. Bersemilah cinta mereka dan menikahlah mereka berdua dan menetap disana.
Kisah cinta menjadi suram tatkala Pangeran Purbaya mendapat fakta bahwa Rancang Kencono telah hamil padahal belum lama menikah. Karena gundah, Pangeran Purbaya berkata kepada Rancang Kencono jika itu benar anaknya maka kelak akan lahir normal dan jika itu bukan anaknya maka kelak wujudnya akan seperti gajah.
Hal yang tidak diinginkan pun terjadi, anak Rancang Kencono lahir dan ternyata menyerupai gajah. Rancang Kencono lalu pergi dari desa Lemahabang begitu pula Pangeran Purbaya. Kemudian anak tersebut entah dibawa namun di dalam goa dekat tempat tinggal Pangeran Purbaya dan Rancang Kencono terbentuklah batu yang mirip gajah.
Terlepas dari kesan mistis, Goa Gajah ini tetap layak untuk dikunjungi karena mempunyai pemandangan yang indah dan mempesona bahkan bisa memacu adrenalin anda. Goa Gajah ini tetap aman walaupun dalam keadaan hujan. Yang penting selalu memakai sandal/sepatu yang safety serta tidak bertindak kurang sopan didalam goa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Alamat Goa Gajah
Alamat Goa Gajah indah ini berada di Desa Lemahabang, Mangunan, Dlingo, Bantul, DIY.
Rute Menuju Goa Gajah
Untuk menuju Goa Gajah ini pengunjung dapat melewati jalur menuju Bukit Panguk atau kalau ingin lebih dekat dan cepat sampai yaitu dengan mengambil arah lurus ke timur saat sudah berada di persimpangan yang memisahkan hutan pinus dan kebun buah Mangunan. Sekitar 2 kilometer saja perjalanan yang harus kita tempuh setelah itu. Di kanan jalan nanti akan ada papan petunjuk Goa Gajah yang jalannya sedikit menyerong.
Jam Buka Goa Gajah
Wisata alam Goa Gajah ini akan di Buka saat jam sudah menunjukan pukul: 08.00 - 16.00 sore, jika pengunjung datang sebelum jam yang sudah di tentukan maka siap-siap masuk kedalam Goa tanpa ada yang mengawasi, jadi disaranka anda datang pada waktu yang pas biar ada yang menemani dari pihak pengelola.
Tiket Masuk Goa Gajah
Untuk kenikmatan dari menikmati Goa Gajah ini pengunjung tidak di patok dengan harga yang pasti hanya Seikhlasnya saja, untuk jasa pengelola yamg menemani pengunjung menyusuri gelapnya Goa.

Wednesday, August 2, 2017

Pasar Johar, Kemegahan pasar tradisional semarang

Pasar Johar, Pasar Termegah di Semarang

Tentu semuanya sudah tahu pasar terbesar di semarang yaitu Pasar Johar. Nama ini sudah melekat di hati para pedagang di semarang dan sekitarnya. Pasar besar yang berlokasi di sekitaran Kali Semarang ini sejak dulu merupakan pusat kegiatan ekonomi masyarakat Semarang dan sekitarnya. Arsitektur pasar Johar menjulang tinggi berbentuk mirip cendawan. Adalah Herman Thomas Karsten, arsitek Belanda ini dipercaya merancang arsitektur pasar induk tradisional, pasar Johar tersebut di bangun pada tahun 1937, dengan Ciri khas khusus arsitektur pasar yang terletak pada atap yang berbentuk kolom-kolom mirip cendawan. Atap yang satu dan lainnya saling menaungi dan tidak menyatu. Konstruksi seperti ini memungkinkan udara bisa masuk dari segala arah.
Meski tanpa mesin penyejuk ruangan, udara di ruangan Pasar tetap segar bisa dinikmati setiap saat. Sistem cross ventilation yang juga terlihat di Gedung Lawang Sewu merupak ciri Karsten. Selain menjadikan ruangan hemat energi, bangunan dengan memakai cara cross ventilation juga cocok untuk bangunan di kawasan tropis seperti halnya Indonesia. Ciri lain dari bentuk Pasar Johar adalah adanya ruang kosong antara lantai satu dan dua. Karena adanya ruang kosong itu, pengunjung bahkan pembeli dapat menyaksikan keunikan atap berbentuk cendawan dari dalam pasar.

Bukan hanya aspek ekologi yang menjadi perioritas dalam pembangunan Pasar Johar. Tetapi Aspek sosiologis juga sangat diperhatikan disini. Karsten sangat faham fungsi pasar dalam tradisi masyarakat Indonesia. Tidak sama seperti halnya pasar yang ada di Eropa yang hanya mengfungsikan pasar hanya sebagai tempat transaksi pedagang dan pembeli saja. Di Indonesia, pasar tak sekadar tempat transaksi, tapi juga sebagai ruang terbuka tempat menampung para pedagang nonpermanen (tiban) yang berjualan pada acara-acara tertentu.
Karsten juga sangat memperhatikan banyaknya perempuan pada waktu itu yang menjadi pedagang atau sekadar menjadi buruh gendong. Untuk mengantisipasi mbok-mbok gendhong memanggul bagor, dibuatlah lantai los pasar setinggi lutut orang dewasa. Tujuannya agar buruh gendong tak perlu mengangkat beban terlalu berat sebelum menggendong.
Dari sisi material bangunan, Karsten memilih marmer berkualitas tinggi sebagai bahan pelapis permukaan dinding, meja utama, serta sebagian lantai. Sedangkan anak tangga dari batu andesit. Tak heran, usia bangunan sudah 70 tahun Pasar Johar ini masih terlihat kukuh.
Kemegahan Pasar Johar
Ketenaran Pasar Johar ini hingga sampai ke pelosok Jawa. Saat ini Pedagang tidak cuma berasal dari sekitar Semarang saja, namun ada juga yang dari Solo, Klaten, dan Kudus. Mereka berdagang di Pasar Johar hingga turun-temurun. Bahkan pedagang dari luar Jawa ikut meramaikan pasar tradisional terbesar di semarang ini.
Dulu pedagang dari Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi bisa langsung membongkar kapalnya di Kali Semarang, yang melintas tepat di tepi Pasar Johar. Di atas kali itu ada Jembatan Berok, tak jauh dari Pasar Johar, yang berupa jembatan hidrolik. Saat ada kapal bongkar-muat di Pasar Johar, jembatan bisa dibuka, lalu ditutup kembali. Hingga awal tahun 70-an, kapal masih bisa masuk Kali Semarang. Sayang, saat ini sudah dangkal dan jembatan sudah tak bisa dibuka lagi.
Kini kemegahan arsitektur Pasar Johar nyaris tidak bisa kita nikmati. Padatnya pedagang serta ketidak disiplinan memelihara tata ruang membuat sirkulasi udara tak sebaik dulu. Satu-satunya alasan tiap hari Pasar Johar dipenuhi pengunjung adalah karena tersedia semua kebutuhan masyarakat, mulai dari sandang, pangan, hingga elektronik dengan harga relatif murah. Pasar Johar selalu menjadi tujuan bagi pembeli eceran ataupun grosiran.
Selain sebagai tempat berdagang, Pasar Johar ibarat sebuah kampung tempat bertemunya pedagang dari berbagai daerah.
Alamat Pasar Johar
Pasar tradisional Johar ini berlokasi di sekitaran Kali Semarang, Semarang Kota, jawa tengah.

Pemancingan Baron Semarang, Tempat Makan Lesehan Dengan Menu Ikan Bandeng yang Gurih

Pemancingan Baron
Perkampungan yang berada di daerah dekat dengan pesisir laut yang berpenghasilan pelaut dan petani tambak adalah identik dengan daerah yang kumuh atau kurang menyenangkan, tetapi hal ini tidak berlaku untuk Baron. Tidak ada seorang pun yang pernah menduga jika kawasan yang dulunya dikenal sebatas sebagai tambak bandeng yang gersang, saat ini mampu menjadi salah satu daerah wisata kuliner yang paling ramai di Kota Semarang.
Diawali dengan adanya ide seseorang yang mencoba inovasi mengubah citra tambak yang panas, gersang bahkan berlumpur, jauh dari keramaian kota, menjadi tempat rekreasi pemancingan sekaligus gubug makan lesehan khas bandeng, sebagai menu utama.

Dialah yang pada tanggal 1 Januari 2011 mendirikan bangunan berbentuk joglo dan luasnya hanya 8 x 10 m2, berbahan bambu beratapkan alang-alang, yang dikasih nama Pondok Lesehan Bandeng dan Rekreasi Pemancingan “Baron”. Sekaligus lokasi ini menjadi rumah makan apung yang pertama kali dan satu-satunya di Kota Semarang kala itu.
Keistimewaan pemancingan Baron ini adalah berani menampilkan menu tunggal yang berbahan ala ikan bandeng, yang mana ikan jenis bandeng ini disukai sekaligus tidak disukai, karena banyak duri-duri halusnya.
Berkolaborasi dengan sang istri yang ahli dalam bidang memasak, mampu menciptakan olahan berbahan dasar bandeng segar (bukan presto) yang dapat dimakan tanpa takut dan repot dengan duri-duri halusnya.
Menu Utama dan Faforit di Pemancingan Baron
Menu yang ditampilkan pada saat awal berdirinya Gubug lesehan ini adalah Bandeng Bakar, Bandeng Goreng, Bandeng Bumbu Bali, dan Bandeng Kropok. Tak ayal dengan berjalanya waktu, justru Bandeng Kropok lah yang menjadi favorit, bahkan sampai menjadi iconnya pemancingan Baron. “Jika ke Baron jangan lupa mencoba Bandeng Kropoknya. Bandeng Kropok Baron tidak ada duanya di Semarang,” kata seorang pengunjung Baron ketika dimintai komentarnya.
Resep Bandeng Kropok itu sendiri sebenarnya adalah menu jaman dulu yang dikemas kembali. Kenikmatan menu ini sangat khas, terutama pada sausnya yang merupakan perpaduan rasa asam, manis, dan asem. Ditambah aroma jeruk limau yang harum, menggugah selera makan Anda untuk segera menyantapnya.
Menu Tambahan di Pemancingan Baron
Seiring berjalanya waktu munculah rumah makan-rumah makan sejenis, namun hal ini tidak membuat surutnya pengunjung di Baron, malah justru makin berkembang pesat dengan menampilkan berbagai macam variasi menu, seperti:
Kepiting Lemburi merupakan hasil budidaya, yang digoreng dengan tepung, menghasilkan menu yang renyah kemriuk, dimakan berikut cangkangnya yang lunak.
Gurami Bakar, spesial dengan aroma bumbu bakar yang tidak dapat dijumpai dimana pun. Juga ada Gurami Asam Manis, dan variasi lainnya.
Sup Bandeng dan Sup Gurami, ini adalah menu terbaru, begitu diperkenalkan langsung mendapat respon bagus dari pengunjung
Udang, Cumi, Srimping, dan bermacam olahan lainnya
Sambil menikmati hidangan, Anda akan dihibur oleh alunan live music solo organ dari lagu dangdut hingga sweet memory, dalam hembusan angin laut yang semilir dan dikelilingi suasana air yang tenang. Bagi yang hendak menunaikan ibadah sholat juga disediakan fasilitas mushola yang bersih dan nyaman.
Slogan dan Semboyan di Pemancingan Baron
Sebagai tempat yang di sukai banyak orang tentu ingin menampilkan yang terbaik untuk pengunjung, dan Kenyamanan pengunjung menjadi prioritas utama, berikut semboyan dari Baron:
Nyaman dalam memanjakan lidah Anda dengan kualitas rasa yang pas dengan selera
Nyaman dengan service atau pelayanan yang cepat dan tepat
Nyaman dengan suasanya santai, bebas, familiar, dan nonformal
Nyaman dengan kebersihan yang selalu terjaga
Juga hal yang terpenting dalam mengembangkan usaha adalah selalu mencari terobosan-terobosan baru.
Ada beberapa tempat disediakan dalam kapasitas yang berbeda sebagai fasilitas:
Gazebo disediakan bagi keluarga kecil 8 – 10 orang
Ruang Utama bagi Anda yang datang dengan rombongan 50 – 60 orang
Hall dengan kapasitas sekitar 200 orang
Ruang AC bisa digunakan untuk meeting/rapat, pertemuan, perayaan ulang tahun, dan lainnya.
Jam Buka Pemancingan Lesehan Baron
Pemancingan Baron ini Buka mulai dari pukul 10.00 – 21.00, Anda dapat reservasi tempat dulu atau pun langsung datang.

Taman Unyil, Taman Rekreasi di Tengah Kota yang Menjadi Kebanggaan

Taman Unyil, Sebuah Taman yang Keren di Semarang
Bertempat tinggal di tengah-tengah kota tentu membuat seseorang terkadang merasa bosan dan jenuh, setiap hari itu-itu aja aktifitas yang di lakukan dan setiap kali hanya mobil lewat dan bangunan yang dilihat. Sekiranya nama Taman Unyil bisa menjadi solusi anda sekeluarga mencari udara segar untuk me-refresh semua pikiran anda.
Memang kehadiran sebuah taman di pusat kota itu sedikit perlu di lakukan karena wilayah kota sudah penuh dengan jalanan dan bangunan. Sangat jarang ditemukan tempat publik yang bisa mempertemukan warganya untuk berekreasi dan bersosialisasi. Makanya dengan hadirnya Taman Unyil diharapkan bisa mewujudkan itu semua.

Mendengar kata Unyil, tentu anda langsung teringat pada sosok boneka berpeci hitam dengan sarung di punggung terutama bagi anda yang mengalami masa kanak-kanak dan remaja di tahun 90-an. Karena lakon Boneka Unyil memang sempat menjadi primadona tayangan televisi pada waktu itu.
Meskipun taman ini menggunakan nama Unyil, bukan berarti Unyil si boneka berpeci itulah yang menyebabkan taman cantik ini dinamakan demikian. Seperti yang telah kita tahu bersama, unyil adalah sebuah kata yang berarti kecil, boleh diartikan miniatur, jadi Taman ini diperuntukan untuk balita dan anak anak, tetapi orang dewasa pun banyak yang berekreasi di taman ini.
Taman Unyil di Ungaran ini merupakan taman yang menghadirkan replika jalan raya (rambu-rambu lalu lintas, miniatur jembatan, miniatur jalan memutar, dsb.) dalam bentuk mini. Maka dari itu, taman ini sangat cocok sekali dikunjungi anak-anak balita dan yang sudah memasuki jenjang Sekolah Dasar. Mereka bisa belajar mengenal rambu-rambu lalu lintas dan peraturan di jalan raya. Bagi anda yang sudah mempunyai anak yang sudah menginjak di bangku sekolah dasar, taman ini sangat cocok mengisi waktu anda bersama si buah hati, untuk mengenalkan kepada mereka tentang berlalu lintas yang baik dan benar.
Memang Luas lahan Taman Unyil ini kurang dari setengah hektar, tetapi mampu menghadirkan hal-hal yang bermanfaat bagi anak-anak. Beberapa permainan yang sederhana pun tersedia disini yang khusus untuk anak-anak, seperti Patung binatang, perosotan, komidi putar, ayunan, dan permainan khas taman bermain bisa dinikmati balita dan kanak-kanak.
Penggantian Nama Taman Unyil Menjadi Taman Serasi
Taman Unyil itulah nama yang melekat sejak lama di benak warga semarang dan Ungaran. Tetapi itu dahulu karena Taman Unyil Ungaran Sekarang Berganti nama menjadi Taman Serasi.
Sekitar tahun 2011, Bupati Kabupaten Semarang, dr. Mundjirin, S.pOG, mengubah nama Taman Unyil Semarang menjadi Taman Serasi. Hal tersebut untuk upaya pembersihan citra Taman Unyil itu sendiri, yang kerap disalahgunakan pemuda-pemudi sebagai tempat untuk berbuat mesum, terlebih lagi pada waktu malam hari. Diharapkan, penggantian nama menjadi Taman Serasi mampu mengingatkan kembali tentang fasilitas taman kota ini agar digunakan dengan serasi.
Sekarang setelah adanya pembenahan, Taman Serasi semakin cantik dengan adanya berbagai fasilitas sebagai wujud tempat bermainnya anak dan sekaligus edukasi untuk anak seperti jalur dengan tanda-tanda lalu lintas, pasir pantai, berbagai macam patung hewan, dan ayunan.
Sedangkan untuk menambah kenyamanan pengunjung disediakan pula toilet / MCK, tempat parkir sepeda motor sederhana dan yang terpenting adalah diberlakukanya aturan tidak diperbolehkan untuk Penjual makanan yang  menjajakan makanan di dalam taman. Ini bentuk wujud pembenahan supaya pengunjung merasa nyaman dan betah berlama-lama di Taman Serasi.
Walaupun sudah berganti nama, tampaknya warga Ungaran telah lekat dengan nama Taman Unyil. Sehingga, warga sekitar mungkin masih lebih mengenal daerah tersebut dengan nama Taman Unyil daripada Taman Serasi. Bagaimana pun juga, Taman Unyil adalah tempat wisata taman bermain paling di kenal dikalangan warga ungaran dan semarang.
Alamat Taman Unyil / Serasi
Taman Unyil ini terletak di perbatasan antara Kota Semarang (Pudak Payung) dan Kabupaten Semarang (Bandarjo). Letaknya memang dirasa kurang strategis karena berada di pertigaan jalur cepat, jalur utama Semarang - Solo - Jogja.
Tiket Masuk Taman Unyil / Serasi
Masuk ke area Taman Unyil tidak dipungut biaya sehingga bisa menjadi alternatif menghabiskan waktu berlibur yang murah. Pengunjung hanya akan dikenai biaya parkir saja untuk keamana kendaraan anda.
Semoga kesan dan citra Taman Serasi sesungguhnya dapat terwujud dan akhirnya menjadi salah satu tempat rekreasi keluarga yang murah meriah di Ungaran.

Tuesday, August 1, 2017

Kampoeng Kopi Banaran, Tempat Wisata Ngopi yang Elegan di Tol Ungaran-Bawen

Kampoeng Kopi Banaran, Tempat Wisata di Tol Ungaran-Bawen
Kampoeng Kopi Banaran itulah nama yang sering di sebut masyarakat ungaran bawen dan sekitarnya saat ini, kenapa demikian, karena tempat ini mampu memberikan sensasi yang berbeda. Berada di lokasi yang sedikit dingin membuat semakin lebih menyempurnakan Kampoeng Kopi Banaran ini.
Kampoeng Kopi Banaran ini sebenarnya dulunya adalah sebuah nama yang sering kita dengar yaitu Banaran Coffee. Kampoeng Kopi ini merupakan salah satu bagian dari Unit Usaha PT Perkebunan Nusantara IX (Persero). Unit usaha yang terletak di Areal Perkebunan Kopi Kebun Getas Afdeling Assinan, Jalan Raya Semarang - Solo Km. 35, Bawen, Ungaran, Kabupaten Semarang. ini dijadikan lokasi agrowisata karena mempunyai pemandangan yang indah dan memiliki banyak spot dengan latar pegunungan yang sejuk plus menentramkan jiwa yang memandangnya.

Suasana sejuk di Kampoeng Kopi Banaran dikarenakan lokasinya terletak di ketinggian 480 hingga 600 meter di atas permukaan air laut. Suhu udara di lokasi ini rata-rata adalah antara 23 derajat Celcius hingga 27 derajat Celcius. Dengan udara yang dingin dan sejuk tentu pengunjung akan merasa betah untuk berlama lama di lokasi Kampoeng Kopi Banaran ini.
Fasilitas di Kampoeng Kopi Banaran
Berbagai fasilitas pun tersedia di lokasi Kampoeng Kopi banaran tersebut, fasilitas fasilitas tersebut sebagai penunjang untuk semakin di gemari semua kalangan. Adapun fasilitas utama di tempat ini adalah restoran dengan menu utama Banaran Coffee. Selain itu, ada arena bermain untuk anak-anak, taman, gazebo, bumi perkemahan, serta beberapa gedung pertemuan Griya Robusta. Berikut ini adalah daftar fasilitas yang dapat anda nikmati , antara lain:
Gedung pertemuan-Griya Robusta
Bumi perkemahan (untuk outbond)
Taman
Gazebo
Saung lesehan
Solo organ
Lapangan tenis outdoor
Kereta wisata tur kebon kopi
Jalan sehat kebun (Coffee walk)
Kolam renang
Flying fox anak-anak maupun dewasa
ATV anak-anak maupun dewasa
Wisata berkuda
Panjat jaring
Taman Kelinci
Istana Balon
Kereta Kelinci
Trampolin dan Mandi Bola
Tour pabrik kopi
Tour pabrik karet
Berbagai Menu Makan Dan Minuman di Kampoeng Kopi Banaran
Adapun berbagai menu makanan dan minuman di Kampoeng Kopi Banaran ini, di antaranya sebagai berikut:
Nasi Pecel Lele/Empal/Telur
Nasi Timbel
Nasi Ayam Goreng Banaran/Ayam Kosek
Nasi Ayam Kremes Banaran
Nasi Rawon
Nasi Soto Ayam
Nasi Goreng Merah / Hijau / Putih / Kremes
Mie Kuah / Goreng Instan
Mie Kuah Jawa
Mie Goreng Jawa
Hot Chocolate
Banaran Dark Chocolate
Banaran Tubruk
Banaran Special/Special Cream
Kaligua Black Tea
Beras Kencur
Teh Poci Kaligua
Es Vanilla Latte
Es Pala Squash
Tealatte
Aneka jus
Aneka es kopi
Wedang Uwuh
Es Kelapa Muda
Soft drink
Banaran Cappucino / Frappucino / Machiato / Mocachino / Expresso / Cafelatte / Black Coffee
Dan Aneka gorengan.
Semua menu makanan dan minuman yang berbagai macam serta semua fasilitas yang tersedia adalah sebagai bentuk untuk kenyamanan pengunjung, selain itu di Restoran Banaran juga menyediakan paket pilihan menu dos, snack prasmanan, dan paket prasmanan sederhana maupun special.
Bagi anda yang sedang ada rencana untuk berkunjung ke Kampoeng Kopi Banaran kota Bawen ini jangan khawatir masalah harga, semua harga yang di patok di Kampoeng Kopi ini relative bersahabat, tentu anda bersama keluarga akan merasa nyaman dan tidak takut kantong kering.
Alamat Kampoeng Kopi Banaran
Alamat Kampoeng Kopi Banaran ini berada di Jalan Raya Semarang-Solo Km. 35, Bawen, Ungaran, Kabupaten Semarang, jawa tengah,

Monday, July 31, 2017

Tirto Argo Siwarak, Kolam Renang Dari Sumber Air Pegunungan

Kolam Renang Tirto Argo Siwarak Dari  Sumber Air Pegunungan 
Mata air pegunungan memang terkenal jernih, dengan kejernihan itu maka biasanya setiap orang yang melihatnya tentu ingin sekali untuk menjeburkan diri ke air tersebut, sekedar hanya ingin kesegaran air tersebut. Di pegunungan Ungaran terdapat sebuah mata air yang sangat jernih sekali, dengan kejernihannya sampai sampai warga sekitar menggunakanya untuk kebutuhan sehari hari.
Selain itu masyarakat juga memanfaatkan mata air di pegunungan Ungaran yang terkenal jernih untuk di jadikan tempat kolam renang. Dengan adanya kolam renang tersebut warga yang lain tidak susah payah mencari tempat untuk menyalurkan hobinya berenang.
Kolam renang tersebut berNama Tirto Argo Siwarak. Kolam renang umum ini berada di Jalan Nyatyono, Desa Siwarak, Ungaran. Lokasi kolam renang ini berjarak sekitar dua kilometer dari Pasar Gonoharjo dan 23 kilomter dari pusat Kota Semarang.

Di Kolam renang Tirto Argo ada dua (2) jenis. Kolam renang pertama sangat dangkal yakni hanya 30 cm. Kolam dangkal tersebut dikhususkan bagi anak-anak. Adapun permainan yang tersedia di kolam renang ini berbentuk ember guyur besar, dua buah perosotoan mini, dan tersedia juga dua buah pistol air.
Sedangkan untuk permaianannya terdapat dua macam perosotan di Tirto Argo yang memiliki tantangan yang berbeda. Perosotan pertama jalurnya lurus, pendek, namun memiliki tiga gundukan. Perosotan yang kedua lebih menantang dan lebih tinggi dibandingkan dengan perosotan yang pertama. Bentuk perosotan kedua adalah spiral dua putaran.
Sementara itu, untuk kolam renang kedua dibagi menjadi beberapa zona. Bagian pertama atau bisa disebut Zona 1 berkedalaman 1 meter; Zona 2 berkedalaan 1,5 meter; dan Zona 3 berkedalaman 2,5 meter, dalam kolam renang yang ini diperuntukan untuk orang yang sudah bisa berenang tentunya. Tiap-tiap zona dibatasi dengan tiang beton. Untuk kedalamannya sudah tercantum di tiap-tiap kolam yang di letakkan di tiang beton pembatas. Fasilitas lengkap seperti MCK termasuk tempat mandi untuk bilas yang terbuka maupun yang tertutup serta kamar ganti semua tersedia di dalam area kolam renang. Tempat persewaan peralatan renang termasuk ban apung juga tersedia di Tirto Argo Siwarak, persewaan ini di peruntukan bagi pengunjung yang belum bisa berenang.
Daya Tarik Kolam Renang Tirto Argo Nyatnyono
Warga Ungaran dan Semarang  dan sekitarnya menjadikan kolam renang Tirto Argo Siwarak sebagai kolam renang favorit karena beberapa hal. Pertama, karena suasana di sekitar kolam renang Tirto Argo ini sangat sejuk. Kedua, karena lokasinya relatif dekat dengan pusat kota. Dan yang terakhir, kolam renang di lokasi Siwarak ini dinilai paling bersih dan paling rendah kaporit jika dibandingkan dengan kolam renang di tengah kota yang jauh dari pegunungan. Tentu saja, hal-hal tersebut dikarenakan sumber mata air kolam renang ini diambil langsung dari mata air pegunungan.
Suasana sejuk di sekitar kolam renang ini selain memang berada di lokasi pegunungan juga tidak terlepas dari banyaknya pohon cemara yang tumbuh di sekitar lokasi. Dengan taman yang cukup luas, area sekitar kolam cocok dipakai untuk piknik. Anak-anak juga bisa mendapatkan hiburan dari wahana bermain anak-anak yang sudah tersedia.
Alamat Kolam Renang Tirto Argo Siwarak
Kolam Renang Tirto Argo ini berada di Jalan Nyatyono, Desa Siwarak, Ungaran, Semarang, jawa tengah. 
Tiket Masuk Kolam Renang Tirto Argo Siwarak
Harga tiket masuk di kolam renang Siwarak menurut medio 2015 sebesar Rp10.000,00 per orang, harga ini tentunya cukup murah bila dibandingkan dengan tariff tiket masuk kolam renang umum yang serupa Tirto Argo Siwarak.
Jam Buka Kolam Renang Tirto Argo Siwarak
Bagi anda yang punya rencana berwisata menikmati liburan bersama keluarga pastikan anda mengetahui jam buka tempat wisata yang anda kehendaki. Nah, untuk Kolam renang Tirto Argo ini dibuka untuk umum mulai pukul 06.00 pagi hingga 17.00 sore.

Goa Kreo, Destinasi Wisata Alam yang Indah

Goa Kreo, Destinasi Wisata Alam
Pegunungan memang menyajikan pemandangan yang sangat mempesona, hawanya sejuk, suasana tentram dan yang pasti nyaman berlama lama di lokasi yang seperti itu. Pegunungan juga merupakan gudangnya tempat wisata alam yang indah, mulai dari curug / air terjun, arum jeram, tak terkecuali goa, semua tempat wisata itu identik berada di pegunungan atau di lokasi yang ber-dataran tinggi.
Sekarang kita membahas destinasi wisata alam yang berbentuk Goa yang berada di lereng gunung Ungaran, lebih tepatnya berada di Gunung Pati, Goa Kreo namanya. Goa ini berada di antara waduk Jatibarang, yang berlokasi di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang. Goa anyar ini baru diolah potensi wisatanya secara serius oleh Pemerintah Kota Semarang sekitar tahun 2014. Oleh karena itu, mungkin belum banyak masyarakat luas yang mengetahui keberadaan goa Kreo ini. Padahal, lokasi Goa ini hanya berjarak sekitar setengah jam perjalanan dari pusat Kota Semarang.
Goa Kreo sekarang dikenal sebagai wisata alam indah sekaligus menyeramkan dan berbau mistis. Banyak pengunjung yang merasa merinding ketika masuk Goa tersebut. Mereka rata-rata merasakan aura mistis serta sebagian di antaranya mengalami hal-hal yang tidak bisa ditemu akal.
Mitos Goa Kreo 
Konon katanya ketika seseorang masuk ke Goa, yaitu tempat sunan Kalijaga bertapa, ketika berada di dalam Goa dan orang tersebut melihat hal yang baik atau melihat wajah seseorang yang tampan, berbaju hitam loreng dan berblankon, itu berarti kemungkinan dia melihat wujud sunan Kalijaga. Itu menjadi pertanda orang tersebut hatinya bersih dan suci. Dalam artian di lokasi Goa tersebut bisa menunjukan hati seseorang yang memasukinya.
Sejarah Goa Kreo Gunung Pati
Cerita Kera Gaib di Goa Kreo mungkin bisa menjawab mengapa goa tersebut dianggap mistis serta menjadi pusat wisata spiritual. Legenda menjelaskan, Kera-kera gaib tersebut adalah pengikut Sunan Kalijaga. Mereka adalah penghuni asli Goa Kreo.
Di ceritakan; Sunan Kalijaga menginginkan kayu jati untuk pembangunan Masjid Agung Demak. Beliau pun menuju hutan yang berada di sekitar Goa Kreo dan memulai proses penebangan pohon jati. Sungguh Aneh, usaha beliau gagal total. Karena capek dan lelah, beliau memutuskan untuk beristirahat di dalam goa.
Saat berada di dalam goa, Sunan Kalijaga melihat sekawanan kera gaib. Bulu kera-kera tersebut berwarna-warni melambangkan sifat masing-masing. Kera kuning melambangkan sifat angin, kera hitam melambangkan kesuburan tanah, kera putih melambangkan kesucian, dan kera merah melambangkan keberanian.

Kera-kera tersebut mengajak Sunan Kalijaga untuk berdoa meminta petunjuk Yang Maha Kuasa. Setelah berdoa, Sunan Kalijaga mendapatkan petunjuk cara menebang pohon jati tadi supaya berhasil. Beliau diberi isarat supaya menebang pohon dengan menggunakan selendangnya. Seketika, batang pohon berhasil dibelah menjadi dua. Sunan Kalijaga pun membawa batang pohon tersebut ke tempat semedinya di Goa Kreo.
Tidak lama kemudian, Sunan Kalijaga hendak kembali ke Demak untuk membawa batang pohon jati yang ditebang tadi. Kera-kera tersebut menghadang beliau dan meminta turut serta. Meskipun demikian, permohonan tersebut ditolak Sunan Kalijaga.
Sunan Kalijaga berwasiat, Kreo!, yang artinya Jagalah!
Kata dari Sunan Kalijaga tersebut itulah yang menjadi nama dari goa yang sekarang ini menjadi tempat wisata yang cukup ramai di kunjungi wisatawan.
Goa Kreo sekarang dihuni sekitar 650 kera. Kera-kera tersebut dikategorikan ke dalam dua kubu yaitu kubu atas dan kubu bawah. Konon katanya, dari masing-masing dua kubu tersebut mempunyai raja.
Yang anehnya lagi populasi kera-kera tersebut terlihat sama sepanjang tahun. warga mengklaim tidak pernah menemukan bangkai kera sehingga tidak pernah mengetahui dengan pasti apakah populasi kera di tempat tersebut bertambah atau berkurang.
Setiap bulan Sawal, masyarakat setempat mengadakan acara Sesaji Rewondo. Dalam acara tersebut, warga membawa sesaji khusus untuk dimakan kera. Jika ada yang nekat memakan sesaji-sesaji tersebut, biasanya mereka bakal mengalami hal-hal aneh. Mitos-mitos kera gaib dan Sesaji Rewondo masih lestari di daerah Goa Kreo.
Alamat Goa Kreo Gunung Pati
Lokasi destinasi wisata anyar Goa Kreo atau waduk Jatibarang ini berada di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang.